Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Crystal Palace Juara, Tapi Gagal ke Liga Europa: Kena Mitos Community Shield? Liverpool Waspadalah

Niklaas Andries • Kamis, 14 Agustus 2025 | 13:30 WIB

KUTUKAN BEKERJA: Kemenangan Crystal Palace langsung ditandai dengan turun kasta Eropa
KUTUKAN BEKERJA: Kemenangan Crystal Palace langsung ditandai dengan turun kasta Eropa
RADARBANYUWANGI.ID – Crystal Palace memastikan meraih trofi Community Shield 2025 usai menundukkan Liverpool di Stadion Wembley dalam babak adu tendangan penalti. The Reds dipaksa menyerah dengan skor 3-2 dari The Eagles.

Babak adu penalti diambil setelah kedua tim bermain imbang 2-2 di waktu normal pertandingan. Kemenangan itu menjadi torehan sejarah bagi Crystal Palace. Itu merupakan gelar pertama dan bersejarah bagi klub.

Di balik perayaan gelar juara bagi pemenang di ajang Community Shield. Ada sejumlah mitos seputar ajang tersebut. Konon, pemenang di ajang diramal takkan menjadi juara di Liga Inggris musim yang sama. Apakah benar begitu?

Boleh jadi kutukan gelar Community Shield yang diraih Crystal Palace langsung berbuah kesialan. Crystal Palace dipastikan akan bermain di Liga Konferensi Eropa 2025-2026.

Ini setelah banding mereka terhadap keputusan UEFA ditolak oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). 

Keputusan tersebut mengakhiri upaya klub untuk mempertahankan tempat di Liga Europa musim depan. Dalam pernyataan resminya, CAS menyatakan telah menolak banding Crystal Palace terhadap UEFA, Nottingham Forest, dan Olympique Lyonnais.

“Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) telah menolak banding yang diajukan Crystal Palace FC terhadap keputusan UEFA terkait pelanggaran peraturan kepemilikan multiklub,” tulis pernyataan CAS.

Karena Lyon dan Palace sama-sama lolos ke Liga Europa, UEFA memutuskan klub dengan peringkat lebih tinggi di liga domestik berhak mempertahankan tempatnya.

Lyon yang finis di posisi keenam Ligue 1 berhak tetap bermain di Liga Europa, sedangkan Palace yang hanya finis ke-12 Liga Premier harus turun ke Liga Konferensi Eropa.

Meski demikian, Palace baru saja meraih gelar Community Shield usai mengalahkan Liverpool lewat adu penalti. Mereka akan bermain di babak playoff kualifikasi Liga Konferensi Eropa pada akhir bulan ini untuk memperebutkan tiket ke fase grup.

Lalu bagaimana dengan Liverpool? Kesialan apakah yang akan menimpa skuad asuhan Arne Slot pada musim Liga Inggris 2025-2026 mendatang. Mampukah mereka kembali back to back juara? Ataukah Nasib mereka seperti Manchester City musim lalu.

Dimana The Citizens memenangi Community Shield 2024 dari Manchester United. Mereka akhirnya gagal juara. Sedangkan United terdampar di posisi 15 klasemen akhir.

Sebagai gambaran bisa mundur ke belakang. Tengok saja  Arsenal tampil perkasa di Community Shield 2014 dengan mengalahkan Manchester City 3-0 di Stadion Wembley.

Lalu apa yang terjadi dengan Arsenal di pentas Liga Inggris? Ternyata Arsenal hanya mampu menempati posisi kedua. Sedangkan Manchester City berada di urutan ketiga.

Gelar juara justru digenggam Chelsea yang bahkan tak berlaga di Community Shield kala itu. Kemudian di ajang Community Shield 2013-2014 yang mempertemukan Manchester United dengan Wigan Athletic pada 11 Agustus 2013.

United yang saat itu diasuh David Moyes menang 2-0 atas Wigan. Di akhir musim 2014, Setan Merah terpuruk. Mereka finis di posisi ketujuh yang akhirnya membuat Moyes didepak dari Old Trafford.

Baca Juga: Bukan Sekadar Romantis, 'Tsuki ga Kirei Desu Ne' Ternyata Punya Efek Psikologis yang Mengikat Hati

Mitos, kutukan, atau apapun namanya terkait Community Shield ini memang mendekati kebenaran. Hanya saja jelas tak sepenuhnya benar. Manchester United menjadi salah satu klub yang sudah membuktikan kebenaran dan memutarbalikkan mitos tersebut.

Dalam jangka waktu 20 tahun terakhir, United beberapa kali memenangkan Community Shield dan juga Liga Inggris.  Pada 1998, 2004, dan 2012, Setan Merah berhasil memenangkan ajang pembuka musim itu. Dan mereka berakhir di posisi kedua, ketiga, dan kedua lagi.

Baca Juga: Batas Waktu Verval Ijazah PPG 2025 Diperpanjang, Guru Punya Waktu Tambahan untuk Lengkapi Syarat

Sementara pada 1997, 2008, dan 2009, Setan Merah membuktikan mitos atau kutukan itu tak berlaku. Memenangkan Community Shield di tiga musim tersebut, mereka juga meraih gelar juara Liga  Inggris kala itu.

Chelsea juga sempat merasakan bantahan kutukan tersebut. Mereka memenangi Community Shield di awal musim 2005-2006 dan 2009-2010. Di musim itu pula mereka menjadi juara Liga Inggris. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#Liga Konferensi Eropa #crystal palace #Liverpool #community shield #liga inggris #liga europa #mitos