Kini raksasa Turki itu akan menjamu wakil Belanda di Sukru Saracoglu Stadium, Rabu (13/8) dini hari. Disisi lain hasil pertemuan pertama tersebut menempatkan Feyenoord selangkah lagi menuju babak playoff menghadapi pemenang antara Nice atau Benfica.
Finis dengan selisih 11 poin di belakang Galatasaray pada persaingan gelar Super Lig Turki musim lalu. Hal itu membuat Fenerbahce harus melihat sang rival abadi langsung lolos ke fase grup Liga Champions. Sementara mereka harus melewati babak kualifikasi.
Rekam jejak Mourinho di kompetisi elite Eropa memang tak perlu diragukan. Namun pelatih yang pernah menukangi Chelsea, Real Madrid, dan Manchester United itu harus menelan kekalahan 1-2 di leg pertama pekan lalu di De Kuip.
Saat itu gol penyeimbang Sofyan Amrabat di menit ke 86 sempat membatalkan gol pembuka Quinten Timber. Hanya saja sundulan Anis Hadj Moussa di masa injury time kembali membawa Feyenoord unggul tipis.
Sejarah terbaru tidak berpihak pada Fenerbahce. Musim lalu, mereka juga kalah 1-2 di leg pertama kualifikasi putaran ketiga Liga Champions melawan Lille. Mereka kemudian tersingkir dengan agregat 2-3.
Namun, penundaan laga pembuka Super Lig melawan Alanyaspor akhir pekan lalu memberi waktu istirahat cukup bagi skuad Mourinho. Kini mereka mengantongi bekal positif dengan catatan tak terkalahkan dalam lima laga kandang terakhir di Liga Champions.
Di sisi lain, Feyenoord juga gagal menjuarai Eredivisie 2024–2025. Mereka finis di posisi ketiga di bawah PSV Eindhoven dan Ajax. Meski begitu, tim asuhan Robin van Persie itu memulai musim dengan baik di kompetisi domestik maupun Eropa.
Usai kemenangan leg pertama, Feyenoord menundukkan NAC Breda 2-0 di Eredivisie berkat tendangan bebas cepat Sem Steijn pada menit ke-3 dan gol Ayase Ueda. Namun, performa tandang mereka di Liga Champions masih rapuh.
Mereka tanpa kemenangan dalam empat laga tandang terakhir. Ironisnya mereka terakhir kali mencatat clean sheet di ajang ini pada 2002 saat melawan Newcastle United.
Feyenoord juga kalah 0-1 dari Fenerbahce pada kunjungan terakhir ke Turki di Liga Europa 2016 melalui gol tunggal Emmanuel Emenike. Kali ini, kemenangan tipis itu tak cukup bagi Fenerbahce jika ingin menghindari adu penalti.
Fenerbahce tak memiliki masalah cedera baru pasca-leg pertama. Namun, beberapa pemain kunci absen termasuk Rodrigo Becao yang mengalami cedera ACL, Diego Carlos, Cengiz Under, dan Emre Mor yang tidak didaftarkan untuk kualifikasi.
Nelson Semedo dan Jhon Duran berpeluang menjadi starter setelah hanya bermain sebagai pengganti di leg pertama. Milan Skriniar akan memimpin lini belakang sebagai kapten.
Feyenoord mengalami krisis bek tengah. Thomas Beelen yang mengalami patah kaki, Gernot Trauner cedera Achilles, Jeremy Mitchell cedera otot, dan Antef Tsoungui cedera ACL semuanya absen. Begitu pula bek kiri Gijs Smal.
Dua rekrutan baru, Anel Ahmedhodzic dan Tsuyoshi Watanabe akan berduet di jantung pertahanan. Di lini tengah, Quinten Timber dan Hwang In-beom tetap menjadi pilihan utama.
Prediksi Susunan Pemain
Fenerbahce (3-5-2): Egribayat; Muldur, Skriniar, Oosterwolde; Semedo, Fred, Szymanski, Amrabat, Brown; Duran, En-Nesyri.
Feyenoord (4-2-3-1): Wellenreuther; Lotomba, Watanabe, Ahmedhodzic, Bos; Hwang, Timber; Moussa, Steijn, Sauer; Ueda.
Prediksi Skor: Fenerbahce 2-2 Feyenoord (Agregat: Feyenoord menang 4-3)
Meski Feyenoord dihantui krisis di lini belakang, Van Persie mampu melakukan rotasi lini serang saat laga akhir pekan.
Potensi laga penuh gol sangat terbuka, namun Feyenoord diyakini mampu meraih hasil imbang yang cukup untuk melangkah ke babak playoff, sekaligus mengirim Fenerbahce ke Liga Europa. (*)
Editor : Niklaas Andries