RADARBANYUWANGI.ID – Baru dikenalkan, efek Megawati Hangestri sudah langsung terasa di klub barunya, Manisa BBSK.
Tak butuh waktu lama, kaos bertuliskan nama "Megawati" ludes terjual kurang dari 24 jam setelah pengumuman resminya ke publik.
Tak cuma itu, akun Instagram klub kasta kedua Liga Voli Turki itu langsung dibanjiri followers dan komentar dari penggemar Tanah Air.
Efek domino kepindahan Megawati memang luar biasa. Pengumuman yang dilakukan Manisa BBSK pada Jumat malam (4/7) waktu Indonesia sontak memicu gelombang euforia dari volimania Indonesia.
Bahkan, hanya dalam hitungan jam, follower Instagram @manisabbsk melonjak lebih dari 10 ribu. Angka yang biasanya hanya dicapai klub elit papan atas.
"Ya, benar. Kaos Megawati langsung habis. Kami tidak menyangka sambutan penggemar dari Indonesia akan sebesar ini," ungkap salah satu staf pemasaran klub seperti dilansir media lokal Turki.
Antusiasme Tinggi
Antusiasme tinggi memang bukan hal baru bagi pemain voli asal Jember, Jawa Timur itu.
Sejak tampil cemerlang bersama Daejeon Red Sparks di Liga Korea, kapten Timnas Voli Indonesia itu digandrungi banyak penggemar, dan dijuluki “Megatron” karena kekuatan smash-nya yang mematikan.
Kini, saat ia resmi berlabuh ke klub Turki, dukungan itu terbukti tetap mengalir deras. Ribuan komentar dukungan membanjiri unggahan pengumuman resmi Manisa BBSK.
Banyak di antaranya berasal dari Indonesia, dengan emoji bendera merah putih mendominasi kolom komentar.
Namun, di tengah sambutan meriah, tak sedikit pula komentar bernada sinis dari netizen Turki.
Beberapa mempertanyakan keputusan klub merekrut Megawati, yang dianggap layak bermain di liga kasta tertinggi, bukan tim divisi dua.
Meski begitu, sorotan terhadap Megawati justru makin membuktikan magnet kuat sang opposite spiker. Tak hanya jadi andalan di lapangan, kini Megawati juga jadi aset marketing klub.
Efek Megatron
Merchandise Megawati dipastikan akan diproduksi ulang dalam jumlah lebih besar.
Klub bahkan tengah menyiapkan lini produk baru bertema "Megatron", menyasar basis penggemar Indonesia yang kini menjadi pasar penting bagi Manisa BBSK.
“Kalau begini, bisa jadi klub Turki lain bakal mulai melirik bintang-bintang dari Asia Tenggara,” kata analis voli Eropa, Mehmet Cakır.
Ya, Megawati bukan cuma bikin heboh di lapangan. Di luar lapangan, efek Megatron juga nyata terasa.
Mulai dari penjualan kaos, ledakan follower media sosial, hingga menjadikan klub kecil seperti Manisa BBSK tiba-tiba jadi buah bibir internasional. (*)
Editor : Ali Sodiqin