RADARBANYUWANGI.ID - Lando Norris, salah satu bintang muda di ajang F1, menyatakan ambisinya untuk mencetak sejarah bersama McLaren dengan merebut kemenangan ke-200 tim di Grand Prix Hungaria akhir pekan ini.
Keinginan itu bukan sekadar motivasi pribadi, melainkan juga sebuah penghormatan terhadap sejarah panjang dan penuh prestasi tim asal Woking, Inggris tersebut.
Perjalanan kemenangan McLaren di F1 dimulai pada 9 Juni 1968, ketika sang pendiri tim, Bruce McLaren, memenangkan balapan di sirkuit legendaris Spa-Francorchamps.
Sejak saat itu, McLaren telah mencatat total 198 kemenangan, berkat deretan pembalap legendaris seperti Denny Hulme, Emerson Fittipaldi, James Hunt, Ayrton Senna, Alain Prost, Mika Hakkinen, dan Lewis Hamilton.
Lando Norris, yang telah membela McLaren sejak awal kariernya di F1, saat ini mengoleksi delapan kemenangan bersama tim, sama seperti rekan satu tim dan rival kejuaraannya, Oscar Piastri. Namun, kemenangan ke-9 yang ia kejar kali ini memiliki makna yang jauh lebih besar.
“Tentu saja saya ingin menjadi pembalap yang membawa kemenangan ke-200 untuk McLaren. Itu pencapaian besar untuk tim,” ujar Norris dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, Norris mengungkapkan kebanggaannya menjadi bagian dari tim dengan sejarah seimpresif McLaren.
Ia menyebut bahwa berada di dalam tim ini adalah sebuah kehormatan, apalagi melihat siapa saja yang pernah mengendarai mobil McLaren dan berkontribusi terhadap gelar-gelar besar di masa lalu.
“Kami telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Rasanya menyenangkan bisa kembali mencetak statistik luar biasa dan membangun sejarah baru,” lanjut Norris.
Tim McLaren saat ini tengah menunjukkan performa kompetitif, membuat peluang untuk meraih kemenangan ke-200 di Hungaria bukanlah hal mustahil.
Jika Norris berhasil merealisasikan target ini, namanya akan sejajar dengan para legenda yang telah mencetak sejarah bersama tim selama lebih dari lima dekade.
Ajang F1 Hungaria akhir pekan ini berpotensi menjadi momen emas yang bisa memperkuat posisi McLaren sebagai salah satu tim paling ikonik dalam sejarah Formula 1. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi