RADARBANYUWANGI.ID - Pebalap muda asal Australia, Oscar Piastri, menunjukkan kepercayaan diri tinggi dalam perburuan gelar juara dunia Formula 1 (F1) 2025.
Meski tengah menghadapi persaingan ketat dengan rekan setimnya di McLaren, Lando Norris, Piastri optimis bahwa dirinya mampu menjadi yang terbaik musim ini.
Setelah Norris menang beruntun di Austria dan Inggris, Piastri berhasil memperkuat posisinya di klasemen dengan kemenangan penting di Grand Prix Belgia.
Kini, ia unggul 16 poin atas Norris, menjadikan persaingan internal di McLaren sebagai sorotan utama musim ini.
"Saya punya banyak kepercayaan diri bahwa saya bisa melakukannya. Tapi tentu saja, ini tidak akan mudah," ujar Piastri.
Fokus pada Konsistensi dan Kecepatan
Piastri menekankan bahwa kunci meraih gelar juara dunia F1 tidak hanya soal menjadi pebalap tercepat, namun juga menjaga konsistensi dan meminimalkan kesalahan.
"Anda bisa konsisten, tapi kalau selalu finis kedua, itu tidak cukup. Anda harus cepat dan konsisten," jelasnya.
Ia juga menyadari bahwa dalam upaya mendorong batas performa, risiko kesalahan akan selalu ada.
Namun, menurutnya, mengambil risiko adalah bagian tak terpisahkan dari kompetisi di level tertinggi.
Persaingan Tak Hanya dari McLaren
Meski persaingan saat ini banyak didominasi oleh dirinya dan Norris, Piastri tak ingin meremehkan kekuatan tim-tim besar lain seperti Red Bull, Ferrari, dan Mercedes.
"Kami tidak pernah tahu siapa yang akan tampil kuat di tiap balapan. Tapi fokus saya tetap sama: menang di setiap balapan dan memperlebar keunggulan," ungkapnya.
Baca Juga: Sejarah Sepak Bola 1 Agustus: Legenda Liga Inggris Modal 1 Gol, Tapi Disembah Penggemar Chelsea
Kembali ke Sirkuit Kenangan
GP Hungaria 2025 menjadi momen spesial bagi Piastri. Setahun lalu, ia meraih kemenangan Grand Prix pertamanya di sirkuit tersebut, memimpin McLaren meraih finis 1-2.
Meski mengakui bahwa Hungaria adalah trek yang cocok bagi timnya, Piastri tetap mewaspadai kejutan dari para rival.
"Kami pernah mengira akan dominan di suatu trek, tapi ternyata ketat. Di lain waktu kami mengira akan kesulitan, ternyata menang besar. Jadi, semua masih terbuka," tuturnya.
Hubungan Sehat dengan Norris Jadi Kekuatan Tambahan
Mengenai dinamika internal tim, Piastri melihat hubungan profesional dan saling percaya antara dirinya dan Norris sebagai aset penting dalam mempertahankan performa tim secara keseluruhan.
"Situasi di Hungaria tahun lalu menunjukkan bahwa kami dan tim siap melakukan hal yang benar, bahkan dalam situasi sulit. Itu menunjukkan kepercayaan yang kuat di antara kami," pungkasnya. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi