RADARBANYUWANGI.ID – Masa depan Alexander Isak di Newcastle United kian tidak pasti. Penyerang timnas Swedia itu dikabarkan kini tengah berada di klub lamanya, Real Sociedad. Dia berlatih sendiri ditengah rumor kepindahannya ke Liverpool.
Liverpool digadang sebagai kandidat kuat untuk merekrut striker berusia 25 tahun tersebut. Namun The Reds bukan tanpa pesaing. Klub Saudi Pro League, Al Hilal dikabarkan juga menaruh minat kepada pemain berusia 25 tahun ini.
Bahkan klub tajir Arab Saudi itu siap memberikan gaji fantastis kepada Isak dengan nominal Rp 12,6 miliar plus bebas pajak. Dan saat ini Isak menggunakan fasilitas latihan milik Real Sociedad di San Sebastian.
Keberadaan sang striker diketahui oleh pihak Newcastle yang menyatakan bahwa Isak sedang menjalani pemulihan dari cedera paha ringan.
Kehadiran Isak di Spanyol semakin menguatkan spekulasi bahwa ia memang tengah mempersiapkan diri untuk kemungkinan pindah dari St. James’ Park, hanya dua pekan sebelum Premier League 2025-2026 dimulai.
Real Sociedad sendiri masih punya kepentingan finansial dalam potensi transfer Isak. Klub La Liga itu akan menerima 10 persen dari nilai transfer di atas Rp1,26 triliun.
Dengan banderol yang diperkirakan mencapai Rp 2,52 triliun), Sociedad berpeluang mengantongi bonus besar jika transfer terealisasi. Isak bermain untuk Real Sociedad dari 2019 hingga 2022 dengan 44 gol dalam 132 pertandingan sebelum pindah ke Newcastle.
Di Inggris, ia berkembang menjadi salah satu striker top Eropa dengan koleksi 62 gol dan 11 assist dari 109 laga.
Musim lalu, Isak mencetak 27 gol dan 6 assist dari 42 penampilan. Dia sebelumnya sempat dikaitkan dengan Chelsea serta Manchester United. Namun, dua klub raksasa itu belum menunjukkan langkah konkret sejauh ini.
Kengototan The Reds mendapatkan Isak berpeluang memecahkan rekor transfer Inggris demi mendatangkan Isak. Namun proses tersebut masih menunggu lampu hijau dari Newcastle.
Liverpool sendiri baru saja melepas Luis Diaz ke Bayern Munich. Sementara Darwin Nunez juga disebut akan segera meninggalkan Anfield.
Situasi tersebut membuka ruang bagi Isak untuk bergabung dan menjadi ujung tombak baru The Reds. (*)
Editor : Niklaas Andries