Sepanjang tahun 2025, Paez hampir tidak mendapat menit bermain. Satu-satunya penampilannya di level senior hanyalah saat membela tim nasional Ekuador selama 13 menit dalam laga kontra Peru pada Juni lalu.
Minimnya waktu bermain membuat pemain berusia 18 tahun itu tak masuk dalam rencana utama di Stamford Bridge. Oleh karena itu, keputusan untuk meminjamkannya menjadi langkah yang tak terhindarkan.
Chelsea pun mengonfirmasi bahwa Strasbourg, yang juga dimiliki oleh konsorsium BlueCo (pemilik Chelsea) menjadi destinasi Paez selama musim 2025-2026 mendatang. Setidaknya hal ini semakin menambah daftar pemain Chelsea yang bergabung dengan klub asal Prancis tersebut.
Sebelumnya, ada kiper Mike Penders juga telah merapat ke Strasbourg sebagai pemain pinjaman. Mamadou Sarr yang pernah memperkuat tim tersebut juga dikabarkan akan segera menyusul.
Selain itu ada Ishe Samuels-Smith dan Mathis Amougou telah direkrut Strasbourg secara permanen untuk memperkuat skuad asuhan Liam Rosenior.
Diharapkan seluruh pemain muda tersebut mendapatkan menit bermain reguler. Terlebih lagi jika Strasbourg berhasil lolos ke fase liga UEFA Conference League musim ini.
Paez sendiri direkrut Chelsea dari klub Ekuador Independiente del Valle pada Juni 2023 silam. Dia datang saat berusia 16 tahun. Dan kesepakatan transfer disetujui senilai Rp 360 miliar
Namun, sesuai regulasi FIFA, transfer tersebut baru bisa diselesaikan ketika sang pemain genap berusia 18 tahun.
Momen itu akhirnya tiba pada Mei 2025. Paez pun resmi bergabung dengan skuad Chelsea. Meskipun dia tidak disertakan dalam ajang Piala Dunia Antarklub.
Meski belum bermain sepanjang paruh pertama tahun ini, Kendry Paez tetap menyimpan potensi besar. Bersama Independiente del Valle ia sudah mencetak 13 gol dan 6 assist dari 70 pertandingan. Setidaknya ini menjadi catatan dan pencapaian luar biasa untuk pemain seusianya. (*)
Editor : Niklaas Andries