RADARBANYUWANGI.ID - Ajang F1 Grand Prix Belgia 2025 di Sirkuit Spa-Francorchamps kembali menghadirkan drama tak terduga.
Dua pembalap Racing Bulls, Isack Hadjar dan Liam Lawson, mengalami nasib yang sangat berbeda dalam balapan penuh tantangan tersebut.
Hadjar harus menelan kekecewaan mendalam akibat masalah teknis, sementara Lawson tampil impresif dan berhasil finis di posisi kedelapan, menyumbang poin penting bagi tim.
Hadjar memulai balapan dengan performa yang cukup solid dan berada di depan rekan setimnya. Namun, ketika lintasan mulai mengering, strategi tim berubah menjadi titik balik.
Lawson dipanggil ke pit lebih dulu, sebuah keputusan yang biasanya diberikan kepada mobil terdepan. Hal ini membuat Hadjar kehilangan posisi penting setelah masuk pit satu lap kemudian.
Masalah semakin rumit ketika Hadjar harus melakukan pit stop kedua, meskipun ban medium miliknya belum terlalu aus.
Hal ini membuatnya terperosok ke posisi paling belakang dan tak mampu bangkit hingga garis finis.
“Sayangnya, kami mengalami masalah pada mobil hampir sepanjang balapan. Saya sudah merasakannya saat mengemudi dan mencoba bertahan sebaik mungkin,” ujar Hadjar.
“Sangat frustrasi karena saya merasa mobil cukup kompetitif. Sayang sekali, karena tim telah bekerja sangat baik dan kami seharusnya bisa meraih poin ganda hari ini,” imbuhnya.
Sebaliknya, Lawson menikmati balapan yang jauh lebih positif. Berkat pit stop yang tepat waktu, ia keluar dari pit di posisi ketujuh.
Meski sempat kehilangan satu posisi dari Lewis Hamilton, performa ban medium miliknya memungkinkan untuk mempertahankan posisinya dari ancaman Gabriel Bortoleto.
“Saya benar-benar menikmati balapan hari ini. Dalam kondisi seperti ini, kadang kita hanya ingin bertahan hidup. Tapi mobil terasa cepat dan semuanya berjalan sesuai rencana. Sekarang kami harus mempertahankan momentum ini menuju jeda musim panas,” ungkap pembalap asal Selandia Baru itu.
Racing Bulls naik ke posisi ketujuh di klasemen tim F1, hanya tertinggal dua poin dari Kick Sauber dan unggul lima poin dari Aston Martin yang gagal meraih poin. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi