RADARBANYUWANGI.ID - Tim Banyuwangi Road Cycling Club (BRCC) hingga etape kedua, Selasa (29/7), masih belum mampu menembus deretan klasifikasi individu maupun tim.
Klub sepeda kebanggaan masyarakat Bumi Blambangan Banyuwangi itu menargetkan bisa mengambil kesempatan poin di dua etape tersisa.
Pembalap BRCC, Agung Syahbana mengatakan, timnya memang belum beruntung di dua etape awal TdBI.
Apalagi di etape kedua, tantangan di sepanjang jalur cukup luar biasa. Variasi medan, mulai dari paving, jalanan menikung, hingga KOM, memberikan kesulitan yang berbeda.
BRCC sebenarnya sudah mendorong Alan Villemin untuk bisa berada di depan. Sulitnya kondisi medan dan persaingan cukup ketat, mengakiabtkan pembalap harus terus berada di peloton.
"Etape kedua ini lebih sulit. Tanjakannya cukup berat. Kita harus masuk ke peloton besar untuk mempertahankan posisi,’’ kata Agung.
Pada etape ketiga hari ini, timnya akan berusaha menambah poin. Salah satunya dengan mendorong Alan untuk bisa terus berada di depan.
Dengan tipikal sebagai all rounder, pembalap asal Prancis itu seharusnya bisa mencuri poin untuk berada di depan.
Agung menyadari jika KOM pada etape ketiga jauh lebih berat dari dua etape sebelumnya.
Meski begitu, Agung optimistis dengan kerja sama tim bisa mendapat poin bagi BRCC.
"Kemarin kita mengalami kendala setelah Wariski dua kali mengalami ban bocor. Kita coba di etape ketiga agar Alan bisa leading kembali," tandasnya. (fre/aif)
Editor : Ali Sodiqin