Bournemouth tampil meyakinkan saat menundukkan Everton. Sedangkan di pertandingan lainnya, Manchester United juga menunjukkan perbaikan performa saat mengalahkan West Ham United.
Manchester United terlihat jauh lebih baik dibanding akhir musim lalu saat menang 2-1 atas West Ham terlebih di babak pertama. Ini merupakan peningkatan signifikan dibanding tiga laga uji coba sebelumnya selama tur pascamusim ke Asia yang penuh tanda tanya.
Dimana salah satu aib dengan tumbang dari ASEAN All-Stars XI. Musim ini menjadi ujian besar bagi kubu Old Trafford. Manajemen klub kembali mengucurkan dana besar sebagai bentuk dukungan terhadap pelatih Ruben Amorim.
Namun tekanan kini mengarah ke pelatih asal Portugal itu, usai gagal total menggantikan Erik ten Hag musim lalu. United finis di posisi ke-15 klasemen Premier League 2024-2025. Capaian terburuk sepanjang sejarah Setan Merah dengan hanya mengumpulkan setengah dari poin Liverpool.
Kini, sebelum menghadapi Arsenal di laga pembuka musim baru. United harus melewati tantangan dari Bournemouth dan Everton. Kemudian mereka akan menghadapi Fiorentina di pekan terakhir pra-musim.
United tentu tak melupakan betapa sulitnya menghadapi The Cherries. Bournemouth sukses mempermalukan mereka 3-0 di Old Trafford musim lalu untuk musim kedua beruntun.
Hasil itu memperpanjang rekor tanpa kemenangan Setan Merah dalam empat pertemuan terakhir kontra Bournemouth.
Di kubu Manchester United, Lisandro Martinez masih menjadi satu-satunya pemain yang absen jangka panjang. Noussair Mazraoui dan Joshua Zirkzee diperkirakan segera kembali setelah absen melawan West Ham.
Baca Juga: Unik! Tradisi Popokan di Semarang, Warga Rela Kotor-Kotoran di Lumpur Demi Warisan Leluhur
Ruben Amorim memastikan Bryan Mbeumo tak akan diturunkan dalam laga ini, namun akan tampil saat menghadapi Everton akhir pekan nanti. Sementara itu, Matheus Cunha, rekrutan baru lainnya, sudah tampil dua kali sebagai starter sejak bergabung dan menjadi satu dari 21 pemain yang digunakan Amorim di laga sebelumnya.
Hanya kiper Altay Bayindir yang bermain penuh 90 menit. Sementara itu kemenangan dengan skor serupa juga dicatat Bournemouth saat mengalahkan Everton pada laga pembuka Summer Series. Penampilan dominan di babak kedua menunjukkan skuad Andoni Iraola siap bersaing kembali musim ini.
Tantangan besar memang menanti Iraola. Musim lalu, ia mengantar Bournemouth finis ke-9 dengan catatan terbaik dalam sejarah klub. Namun kepergian dua pemain andalan, Dean Huijsen dan Milos Kerkez, bisa mengganggu kestabilan tim.
Meski begitu, Bournemouth menjalani pra-musim dengan sempurna, setelah menumbangkan Hibernian dan Bristol City sebelum bertolak ke Amerika Serikat.
Jika mampu memenangkan Summer Series, mereka akan punya modal besar saat menghadapi Real Sociedad dan Liverpool di laga pembuka Premier League musim depan.
Dari sisi Bournemouth, dua rekrutan anyar musim panas, Djordje Petrovic dan Adrien Truffert, tampil sejak menit awal dalam kemenangan atas Everton. Keduanya diprediksi akan menjadi pilar utama musim ini.
Alex Scott dan Julian Araujo juga sudah mencatat menit bermain perdana setelah mendapat jatah libur tambahan usai membela negara masing-masing. Keduanya kemungkinan akan tampil sebagai starter kali ini.
Philip Billing juga berpeluang tampil sejak awal, usai mencetak gol spektakuler dari bangku cadangan pekan lalu, setelah menjalani masa peminjaman di Napoli selama enam bulan musim lalu.
Performa Pramusim
Bournemouth: Menang – Menang – Menang
Manchester United: Kalah – Menang – Imbang – Menang
Prediksi Susunan Pemain
Bournemouth (4-3-3):
Petrovic; Araujo, Zabarnyi, Senesi, Truffert; Billing, Scott, Brooks; Semenyo, Evanilson, Ouattara
Manchester United (3-4-3):
Bayindir; Yoro, Maguire, Heaven; Dalot, Casemiro, Mount, Shaw; Fernandes, Hojlund, Cunha
Prediksi Skor: Bournemouth 2-1 Manchester United
Bournemouth tampil impresif saat mengalahkan Everton dan diperkirakan mampu mengulang performa serupa melawan Manchester United yang kemungkinan akan melakukan rotasi dari laga sebelumnya.
Masih absennya Bryan Mbeumo membuat Setan Merah kekurangan daya dobrak di lini depan, selain bergantung pada Bruno Fernandes. (*)
Editor : Niklaas Andries