Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Final AFF U-23 2025 Indonesia vs Vietnam: Saling Berburu Sejarah dan Rekor di SUGBK

Niklaas Andries • Senin, 28 Juli 2025 | 16:30 WIB

MOTOR SERANGAN: Jens Raven akan menjadi tumpuan Timnas U-23 Indonesia menghadapi Vietnam di Final Piala AFF U-23 2025
MOTOR SERANGAN: Jens Raven akan menjadi tumpuan Timnas U-23 Indonesia menghadapi Vietnam di Final Piala AFF U-23 2025
RADARBANYUWANGI.ID – Timnas U-23 Indonesia akan menghadapi seteru abadinya di kawasan ASEAN, Vietnam di babak final Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta Selasa (29/7) malam.

Laga final ini akan kembali menyaikan rivalitas skuad Garuda Muda versus The Golden Star Warriors. Final edisi 2025 ini akan menjaid partai ulangan pada edisi Piala AFF U-23 2023 silam.

Skuad asuhan Geral Vanenburg sendiri berhasil melangkah ke babak puncak usai menundukkan raksasa Asia Tenggara, Thailand, lewat adu tendangan penalti. Garuda Muda menang dengan skor 7-6 usai melewati waktu normal dan ekstra time pertandingan.

Sementara Vietnam meraih tiket ke final usai menundukkan Filipina dengan skor 2-1.

Dan, laga ini menjadi momentum bagi skuad Garuda Muda untuk melakukan misi balas dendam atas hasil dua tahun lalu. Dimana dalam laga tersebut, Indonesia harus puas  finish sebagai runner up usai kalah atas Vietnam lewat adu tendangan penalti dengan skor 6-5.

Di laga final kontra Vietnam nanti, perhatian tertuju pada striker naturalisasi timnas Indonesia, Jens Raven. Pemain yang akan memperkuat Bali United di pentas Super League musim depan ini sedang on fire.

Sejauh ini Raven menjadi top scorer sementara Piala AFF U-23 2025 dengan torehan tujuh gol.  Pencapaian Raven ini berpotensi memecahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak dalam satu edisi Piala AFF U-23.

Dimana dalam empat edisi sebelumnya, top scorer maksimal hanya mampu mengoleksi tiga gol. Capaian Raven sejauh ini dengan raihan tujuh gol menjadi pencapaian yang luar biasa.

Meskipun beberapa pemain seperti Nguyen Hieu Minh dan Nguyen Dinh Bac dari Vietnam, serta Yotsakorn Burapha dari Thailand masih berpeluang mengejar dengan dua gol.

Namun  peluang untuk menyamai atau melampaui Raven dalam satu pertandingan tergolong sangat kecil mengingat kualitas defensif kedua tim.

Namun, Indonesia menghadapi kekhawatiran jelang final karena Jens Raven bersama Arkhan Fikri dan Toni Firmansyah berpotensi absen. Ketiganya bisa batal tampil akibat cedera. Sejauh ini ketiganya masih menjalani pemantauan intensif tim medis.

Sementara Vietnam memiliki peluang emas untuk mencatat sejarah baru sebagai tim pertama yang meraih gelar juara Piala AFF U-23 tiga kali berturut-turut.

The Golden Stars Warrior telah menjadi juara pada dua edisi terakhir, mengalahkan Indonesia di final 2023 dan mempertahankan dominasi mereka di kawasan Asia Tenggara.

Prestasi ini akan menjadi pencapaian yang sangat istimewa dalam sejarah turnamen tingkat U-23 di ASEAN, menunjukkan konsistensi dan kualitas sistem pembinaan sepak bola muda Vietnam.

Kedua tim telah menampilkan permainan yang atraktif dan berkualitas sejak fase grup, menjanjikan pertandingan final yang sengit dan menarik.

Indonesia yang bermain di kandang sendiri tentu memiliki dukungan penuh dari suporter, sementara Vietnam datang dengan pengalaman dan mental juara dari dua edisi sebelumnya.

Final ini bukan hanya tentang merebut gelar juara, tetapi juga tentang penciptaan sejarah baru dalam sepak bola U-23 Asia Tenggara, baik melalui prestasi individu Jens Raven maupun dominasi kolektif Vietnam yang berpotensi meraih hattrick gelar. (*)

Editor : Niklaas Andries
#Jens Ravens #piala aff u-23 2025 #Garuda Muda #indonesia vs vietnam #The Golden Star Warriors #sugbk #top skor