RADARBANYUWANGI.ID - Lewis Hamilton, juara dunia Formula 1 tujuh kali, menyampaikan permintaan maaf kepada tim Ferrari setelah kembali mengalami hasil mengecewakan dalam sesi kualifikasi Grand Prix Belgia 2025.
Ia mengakui bahwa kesalahannya sendiri menyebabkan kegagalan tersebut, menyebut performanya “tidak bisa diterima”.
Tersingkir di Q1 Dua Kali Beruntun
Hamilton harus memulai balapan utama pada hari Minggu dari posisi ke-16 di grid setelah catatan waktunya dihapus akibat pelanggaran batas lintasan saat upaya terakhir di Q1.
Ini menjadi kedua kalinya dalam akhir pekan tersebut ia tersingkir di fase pertama kualifikasi, setelah sebelumnya hanya menempati posisi ke-18 dalam Sprint Qualifying.
Pada sesi kualifikasi hari Jumat, Hamilton kehilangan kendali ban belakang dan berputar di lintasan.
Ia mengaku itu adalah kesalahan pertama dalam kariernya yang disebabkan oleh komponen baru di mobil Ferrari-nya.
Evaluasi Diri dan Permintaan Maaf
Saat diwawancarai oleh Sky Sports F1 setelah sesi kualifikasi utama, Hamilton menyatakan belum merasa nyaman dengan perubahan yang dilakukan pada mobilnya.
“Saya sama saja seperti di sepanjang akhir pekan. Mobil tidak terasa buruk, tapi kami bahkan harus menggunakan ban soft kedua hanya untuk lolos Q1,” ujarnya.
“Dari sisi saya pribadi, ini kesalahan lain. Saya benar-benar harus mengevaluasi diri. Saya harus meminta maaf kepada tim saya, karena ini tidak bisa diterima, tersingkir dua kali di Q1 adalah performa yang sangat buruk dari saya,” tambahnya.
Dibayangi Performa Impresif Leclerc
Situasi makin sulit bagi Hamilton ketika melihat performa rekan setimnya, Charles Leclerc, yang berhasil lolos ke posisi keempat pada Sprint dan ketiga di kualifikasi utama Grand Prix.
Hal ini menambah tekanan bagi Hamilton, yang menyebut akhir pekan ini sebagai “sangat menyakitkan” dan “layak untuk dilupakan”.
Hujan Bisa Jadi Harapan, Tapi Harapan Tipis
Meski hujan diperkirakan turun saat balapan, yang berpotensi membuka peluang strategi tak terduga, Hamilton tidak terlalu optimis.
“Apa pun bisa terjadi di sini. Saya tidak tahu. Ini akan sangat sulit dari posisi saya. Jadi, memang ini akhir pekan yang harus dilupakan,” katanya.
Fokus Beralih ke Musim Depan
Hamilton juga mengungkapkan bahwa meski tim telah melakukan pembaruan pada mobil, fokus kini mulai bergeser ke mobil musim depan.
“Kami mencoba melakukan yang terbaik dengan apa yang kami punya. Semua orang di pabrik bekerja keras. Kami sudah mendapat pembaruan, tapi mungkin itu yang terakhir tahun ini. Fokusnya sekarang ke mobil tahun depan,” pungkas Hamilton. (*)
Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News.
Editor : Lugas Rumpakaadi