Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pede Banget, Hamilton Siap Bikin Ferrari Juara Lagi Setelah 15 Tahun

Lugas Rumpakaadi • Sabtu, 26 Juli 2025 | 02:43 WIB
Lewis Hamilton bertekad raih gelar juara dunia bersama Ferrari.
Lewis Hamilton bertekad raih gelar juara dunia bersama Ferrari.

RADARBANYUWANGI.ID - Lewis Hamilton menegaskan tekadnya untuk menjadi juara dunia bersama Ferrari, menyatakan bahwa ia menolak mengulangi kegagalan para juara sebelumnya di tim legendaris tersebut.

Setelah lebih dari satu dekade penuh prestasi bersama Mercedes, pembalap asal Inggris itu kini menghadapi tantangan baru yang tak kalah besar.

Transisi ke Ferrari dan Ambisi Besar

Musim 2025 menandai babak baru bagi Hamilton, yang kini berseragam merah menyala khas Scuderia Ferrari.

Meski baru menempati posisi keenam di klasemen sementara pembalap dan hasil terbaiknya adalah finis keempat, Hamilton tetap optimistis.

Dalam wawancara menjelang Grand Prix Belgia, ia mengungkapkan betapa seriusnya persiapannya.

Tak hanya latihan fisik yang intensif, ia juga terlibat langsung dalam proses pengembangan mobil SF-25.

“Saya berada di pabrik beberapa hari setiap minggu. Kami membahas evaluasi balapan sebelumnya, dan saya memimpin berbagai pertemuan dengan pimpinan tim,” jelas Hamilton.

Kerja Keras di Balik Layar: Evaluasi, Dokumen, dan Inovasi

Hamilton menjelaskan bahwa ia menyusun berbagai dokumen evaluasi teknis serta saran strategis kepada tim, baik untuk mobil tahun ini maupun untuk persiapan musim-musim mendatang, termasuk mobil tahun 2026.

Dalam berbagai sesi diskusi bersama tokoh-tokoh penting seperti John Elkann, Benedetto Vigna, Fred Vasseur, hingga kepala pengembangan mobil Loic Serra, Hamilton membahas berbagai aspek krusial seperti mesin, suspensi depan dan belakang, serta perbaikan struktural dalam organisasi.

“Saya merasa bertanggung jawab untuk menantang setiap aspek tim ini, terutama para pengambil keputusan. Saya ingin membantu Ferrari mencapai potensi penuhnya,” katanya.

Menolak Mengulang Sejarah Kegagalan Juara Dunia di Ferrari

Hamilton menyoroti bagaimana Ferrari pernah diperkuat para juara dunia seperti Kimi Raikkonen, Fernando Alonso, dan Sebastian Vettel, namun tak satupun berhasil merebut gelar bersama tim tersebut dalam era modern.

“Saya menolak menjadi bagian dari daftar itu. Saya tidak datang ke sini hanya untuk sekadar balapan. Saya ke sini untuk menang,” tegasnya.

Ia mengakui bahwa struktur besar Ferrari memiliki potensi luar biasa, namun tidak semua bagian bergerak secara optimal.

Oleh karena itu, ia merasa perlu menggebrak dari dalam mengajak semua pihak terlibat, mempercepat perubahan, dan menciptakan sinergi di seluruh lini.

Misi Utama: Juara Dunia Bersama Ferrari

Sebagai pembalap berusia 40 tahun, Hamilton menyadari bahwa waktunya tak sebanyak pembalap muda seperti Kimi Antonelli.

Oleh sebab itu, setiap detik begitu berharga. Ia pun menunjukkan keyakinan penuh terhadap tim ini.

“Saya benar-benar percaya bahwa Ferrari bisa kembali menjadi juara dunia, bukan hanya sekali, tapi berkali-kali. Itulah satu-satunya tujuan saya selama berada di sini,” pungkasnya. (*)


Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#lewis hamilton #ferrari #f1