RADARBANYUWANGI.ID - Laurent Mekies resmi ditunjuk sebagai Team Principal Red Bull Racing menggantikan Christian Horner setelah Grand Prix Inggris.
Meskipun baru memiliki pengalaman satu setengah musim sebagai pimpinan tim di Racing Bulls (VCARB), Mekies mendapatkan dukungan penuh dari dua pembalap muda, Liam Lawson dan Isack Hadjar.
Kedua pembalap tersebut menyampaikan rasa kagum dan keyakinan bahwa Mekies merupakan sosok yang tepat untuk membawa Red Bull melewati masa transisi yang tengah berlangsung.
Pujian dari Isack Hadjar: Sosok Pemimpin Sekaligus Insinyur Andal
Dalam wawancara di sela-sela Grand Prix Belgia, Isack Hadjar mengungkapkan perasaannya saat mendengar kabar promosi Mekies.
“Saat pengumuman itu keluar, saya sedang berada di simulator. Jujur, saya kecewa karena saya memiliki hubungan yang luar biasa dengannya. Ia sangat dihargai oleh semua anggota tim,” ujar Hadjar.
Hadjar menambahkan bahwa latar belakang teknik Mekies menjadikannya unik dibandingkan banyak pimpinan tim lainnya.
Ia menilai bahwa keputusan teknis yang diambil oleh Mekies selama memimpin sangat berdampak pada performa tim.
“Dia sangat dekat dengan pembalap dan berperan aktif dalam pengambilan keputusan penting. Dari sudut pandang teknis, dia sangat luar biasa,” tambahnya.
Liam Lawson: Mekies Adalah Sosok yang Tepat untuk Red Bull
Liam Lawson, yang sempat membalap untuk Red Bull pada dua seri pembuka musim 2025, juga memberikan pernyataan positif terkait transisi kepemimpinan ini.
“Saya rasa penting untuk memberi waktu kepada Laurent. Menurut saya, dia adalah orang yang sempurna untuk posisi itu,” kata Lawson.
Lebih jauh, Lawson menyoroti kepribadian Mekies yang dianggap sangat mendukung dan menciptakan suasana kerja positif di dalam tim.
“Dia membawa energi yang sangat baik dan selalu mendukung. Ketika saya naik ke Red Bull maupun ketika saya kembali ke VCARB, Laurent terus menjalin komunikasi dengan saya,” ujar Lawson.
Transisi Red Bull: Masa Depan yang Cerah di Tangan Mekies?
Kepergian Christian Horner menandai berakhirnya satu era dan dimulainya era baru di Red Bull Racing.
Dengan latar belakang kuat di bidang teknik serta hubungan interpersonal yang baik, Mekies dipandang sebagai figur yang mampu menjaga stabilitas dan mendorong performa tim ke level tertinggi.
Baik Hadjar maupun Lawson meyakini bahwa kehadiran Mekies akan membawa dampak positif yang signifikan terhadap tim dan budaya kerja Red Bull. (*)
Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News.
Editor : Lugas Rumpakaadi