Tak pelak, kabar itu seolah menjadi angin segar bagi Liverpool yang sangat ingin meminangnya selama ini. Meski manajemen Newcastle bersikeras menyatakan bahwa Isak tidak dijual.
Namunspekulasi mengenai masa depan pemain berusia 25 tahun itu semakin menguat saat ini. Setidaknya ketidakhadiran Isak dalam tur pramusim ke Asia bersama skuad 30 pemain Newcastle pada Kamis (24/7) menimbulkan tanda tanya besar.
Namun Newcastle menyatakan absennya sang pemain disebabkan oleh cedera paha ringan.
Hanya saja beberapa sumber internal menyebutkan bahwa Isak sendiri yang meminta untuk tidak disertakan dalam tur pramusim. Itu disebabkan karena masa depannya yang belum pasti.
Baca Juga: Sopir Truk Bikin Ulah, Nyeleneh Lewat Trabasan Khusus Motor di Gumitir! Bikin Macet, Dihujat Pemotor
Hal ini bertolak belakang dengan klaim resmi klub yang menyebut cedera sebagai alasan utama. Isak sebelumnya juga absen dalam kekalahan telak 0-4 Newcastle atas Celtic pada laga uji coba akhir pekan lalu.
Pelatih Eddie Howe kala itu menyatakan bahwa ketidakhadiran sang striker juga dipengaruhi oleh rumor transfer yang beredar.
Disisi lain, Liverpool disebut berada di barisan terdepan untuk mendatangkan Isak, jika Newcastle akhirnya bersedia melepasnya.
Meski masih memiliki kontrak tiga tahun di St James’ Park, pembicaraan perpanjangan kontrak antara Isak dan klub belum mencapai kesepakatan.
The Reds menjadi klub dengan belanja tertinggi musim panas ini, dengan total pengeluaran lebih dari Rp 5 triliun untuk tujuh pemain baru. Salah satu rekrutan termahal adalah Hugo Ekitike dari Eintracht Frankfurt yang ditebus dengan harga sekitar Rp 1,57 triliun.
Sebelumnya, Liverpool juga memecahkan rekor transfer Inggris saat mendatangkan Florian Wirtz seharga Rp 2,31 triliun. Selain itu, Jeremie Frimpong, Milos Kerkez, Giorgi Mamardashvili, Freddie Woodman, dan Armin Pesci turut bergabung ke Anfield.
Banyak pihak menduga bahwa kedatangan Ekitike akan mengakhiri minat Liverpool terhadap Isak. Disisi lain manajemen The Reds belum menyerah dan masih memantau situasi Isak secara aktif.
Jika Liverpool jadi melepas Luis Diaz, yang santer dikabarkan diminati Bayern Munchen, maka dana dari penjualan tersebut akan digunakan untuk mendanai transfer Isak.
Untuk merekrutnya, Liverpool kemungkinan besar harus memecahkan rekor transfer Inggris untuk kedua kalinya musim ini, mengingat Newcastle menilai Isak di atas Rp2,39 triliun.
Sejak bergabung dari Real Sociedad dengan mahar sekitar Rp 1,25 triliun pada 2022. Isak telah mencetak 62 gol dan 11 assist dalam 109 laga untuk Newcastle.
Di Premier League saja, ia mencetak 54 gol dalam 86 pertandingan, termasuk 23 gol dalam 34 laga musim lalu.
Pelatih Eddie Howe masih optimistis Isak akan bertahan, namun tak bisa sepenuhnya menutup kemungkinan kepergian sang bintang sebelum bursa transfer ditutup pada 1 September mendatang.
Klub raksasa Arab Saudi, Al-Hilal, juga dikaitkan dengan Isak. Namun, sang striker dikabarkan lebih tertarik melanjutkan karier di Eropa bersama Liverpool. (*)
Editor : Niklaas Andries