Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Marc Marquez Mendominasi MotoGP 2025, Apakah Valentino Rossi Akan Tergeser?

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 25 Juli 2025 | 18:59 WIB
Marc Marquez dan Francesco Bagnaia berpisah di paruh musim MotoGP 2025.
Marc Marquez dan Francesco Bagnaia berpisah di paruh musim MotoGP 2025.

RADARBANYUWANGI.ID - Paruh pertama musim MotoGP 2025 telah resmi berakhir. Penutup rangkaian balapan di Sirkuit Brno, Republik Ceko, tidak hanya menjadi momentum jeda musim, tetapi juga menandai perpisahan emosional antara dua pembalap Ducati, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia.

Sesi perpisahan tersebut berlangsung di paddock tim Ducati. Marc Marquez yang menunggu rangkaian podium pasca-balapan, terlihat bercengkrama hangat dengan Bagnaia dan keluarganya.

Tak hanya menyapa, Marquez bahkan memeluk serta mencium tangan kedua orang tua Bagnaia sebagai bentuk penghormatan, sebuah gestur penuh makna yang menunjukkan kedekatan dan rasa saling menghargai antar pembalap.

Momen perpisahan semakin terasa hangat ketika Marquez mengucapkan selamat berlibur kepada Bagnaia dan keluarga.

Balasan dari Bagnaia dengan kata "bravissimo", ungkapan khas Italia yang berarti sangat baik atau luar biasa, menandai akhir kebersamaan mereka di paruh pertama musim.

Marquez Dominan, Bagnaia Realistis

Musim MotoGP 2025 sejauh ini dikuasai sepenuhnya oleh Marc Marquez. Pembalap asal Spanyol itu berhasil memenangkan 11 dari 12 sprint race, serta meraih 9 kemenangan di balapan utama.

Ia kini memuncaki klasemen sementara dengan torehan 381 poin, unggul jauh dari sang adik, Alex Marquez, yang menempati posisi kedua dengan 261 poin, dan Francesco Bagnaia di peringkat ketiga dengan 213 poin.

Ketimpangan poin tersebut membuat Bagnaia bersikap realistis. Dikutip dari Crash, sang juara bertahan mengakui bahwa mengejar Marc Marquez di sisa musim merupakan tantangan yang sangat berat.

Ia pun kini mengalihkan fokus untuk menyaingi Alex Marquez dalam perebutan posisi kedua klasemen.

"Saya harus realistis. Sangat sulit mengejar Marc dalam kondisi saya sekarang. Fokus saya kini adalah tidak tertinggal dari Alex," ujar Bagnaia.

Misi Besar Marquez: Kejar Rekor Valentino Rossi

Dominasi Marc Marquez di musim ini bukan hanya tentang poin atau kemenangan. Sang Baby Alien kini berada di jalur cepat menuju rekor legendaris Valentino Rossi.

Dengan 69 kemenangan di kelas utama MotoGP, Marquez hanya tertinggal 20 kemenangan dari total 89 milik Rossi.

Jika dihitung di semua kelas, Marquez sudah mengoleksi 93 kemenangan, 22 kemenangan lagi untuk menyamai rekor 115 milik The Doctor.

Pindah ke Ducati terbukti menjadi keputusan jitu bagi Marquez. Ia kembali menemukan performa terbaiknya setelah bertahun-tahun dilanda cedera dan performa naik-turun bersama tim sebelumnya.

Kombinasi kecepatan, pengalaman, dan konsistensi menjadikan Marquez sebagai favorit kuat untuk meraih gelar juara dunia musim ini sekaligus menulis ulang sejarah MotoGP.

Istirahat atau Persiapan?

MotoGP kini memasuki jeda tengah musim. Kalender balapan akan kembali bergulir pada pertengahan Agustus 2025 dengan GP Austria di Red Bull Ring.

Selama masa jeda, para pembalap punya kesempatan untuk rehat sejenak atau justru memaksimalkan waktu guna melakukan pengujian perangkat dan strategi baru.

Bagi Marc Marquez, jeda musim ini bisa menjadi waktu ideal untuk mempertahankan momentum. Sedangkan bagi Francesco Bagnaia, ini menjadi peluang untuk mengevaluasi performa dan merancang strategi terbaik demi menutup musim dengan hasil yang tetap membanggakan. (*)


Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#marc marquez #francesco bagnaia #valentino rossi #motogp