RADARBANYUWANGI.ID - Nasib Federico Chiesa di Liverpool makin tidak menentu. Meski punya nama besar, penyerang asal Italia itu tak ikut dalam tur pramusim The Reds ke Asia, termasuk saat mereka dijadwalkan menghadapi AC Milan di Hong Kong, Sabtu malam nanti.
Padahal, Chiesa sempat mencetak gol dalam laga uji coba tertutup lawan Stoke City akhir pekan lalu. Tapi itu belum cukup untuk membawanya ke daftar skuad utama Arne Slot.
Ini tentu jadi kabar buruk bagi Chiesa yang tengah mengejar mimpi kembali ke Timnas Italia untuk Piala Dunia 2026.
Musim lalu saja, ia cuma tampil 466 menit sepanjang musim, bahkan di empat kompetisi berbeda yang diikuti Liverpool.
Ia tidak pernah bermain lebih dari 135 menit. Jelas, itu bukan performa yang bisa membawanya kembali ke skuad Azzurri.
Faktanya, sejak terakhir kali memperkuat Italia di Euro 2024, sebelum hijrah ke Liverpool, Chiesa tak pernah lagi dipanggil ke tim nasional.
Pelatih baru Italia, Gennaro Gattuso, sudah memberi isyarat keras. Dalam konferensi pers pertamanya bulan Juni lalu, ia blak-blakan.
“Saya sudah bilang ke Chiesa, dia harus cari cara untuk kembali bermain rutin. Itu berlaku buat siapa saja.”
Chiesa sebenarnya masih dibutuhkan Italia, apalagi di lini depan yang kini sedang krisis pemain berkualitas.
Berbeda dengan lini tengah dan pertahanan yang dihuni banyak nama seperti Barella, Tonali, Bastoni, hingga Dimarco, sektor penyerang justru minim opsi.
Saat bugar dan berada di performa terbaik, Chiesa adalah aset penting.
Kecepatan, kreativitas, dan determinasi yang ia miliki bisa jadi solusi untuk lini depan Italia yang sekarang seret gol.
Untungnya, harapan belum padam. Sejumlah klub Serie A dilaporkan tertarik memulangkannya ke Italia.
Napoli jadi nama terdepan meski baru saja mendatangkan Noa Lang. Atalanta juga masuk radar, apalagi jika mereka benar-benar kehilangan Ademola Lookman yang sedang diincar Inter Milan.
Peluang kembali ke Serie A bisa menjadi jalan keluar bagi Chiesa.
Selain menyelamatkan kariernya yang mandek di Inggris, ia juga bisa membuktikan diri lagi di tanah kelahiran, semua demi satu tempat di Piala Dunia 2026 bersama Azzurri.
Editor : Agung Sedana