RADARBANYUWANGI.ID - Situasi yang melibatkan Jorge Martin dan Aprilia saat ini tengah menjadi sorotan utama di ajang MotoGP.
Pembalap asal Spanyol tersebut secara terbuka mengungkapkan keinginannya untuk meninggalkan tim asal Noale pada akhir musim ini.
Pernyataan ini didukung oleh manajernya, Albert Valera, yang mengklaim bahwa Martin bebas untuk membalap bersama pabrikan lain mulai tahun 2026.
Namun, Aprilia memiliki pandangan yang berbeda. Mereka bersikeras bahwa semua syarat kontrak telah terpenuhi dan Martin masih terikat kerja sama hingga akhir musim 2026. Situasi ini memunculkan potensi konflik hukum antara kedua belah pihak.
Di tengah ketidakpastian ini, nama Jorge Martin mulai dikaitkan dengan Honda. Pabrikan asal Jepang tersebut dikabarkan masih memiliki satu kursi kosong untuk musim 2026, seiring belum dipastikannya masa depan Luca Marini.
Hal ini membuka peluang bagi Martin untuk bergabung, jika konflik kontraknya dengan Aprilia dapat diselesaikan.
Stefan Bradl, pembalap penguji veteran Honda, menyampaikan pendapatnya dalam sebuah wawancara dengan media Jerman, Speedweek.
Ia menilai bahwa Martin memiliki potensi untuk membawa kemajuan bagi Honda. Namun, ia juga menekankan bahwa mengembalikan Honda ke papan atas bukanlah tugas yang bisa diselesaikan oleh satu orang. "Saya rasa mereka tidak akan langsung bersaing memperebutkan gelar juara dunia," kata Bradl.
"Tetapi fakta bahwa dia sendiri yang akan mengembalikan Honda ke jalur yang benar adalah masalah lain," tambahnya.
Bradl juga menambahkan bahwa Honda tidak akan mengambil langkah apapun sampai situasi kontrak Martin dengan Aprilia benar-benar selesai. Ia menyatakan bahwa Honda adalah pabrikan yang menghormati jalur hukum dan etika kontrak.
Sementara itu, Martin telah menunjukkan tanda-tanda positif dengan kembali ke lintasan dalam sesi tes privat di Misano.
Ia menyelesaikan lebih dari 60 putaran dengan motor Aprilia RS-GP, dan hasilnya dianggap cukup menjanjikan.
Kehadirannya di Brno akhir pekan ini juga akan menjadi penanda penting sebelum jeda musim panas.
Meski belum ada keputusan resmi, spekulasi mengenai masa depan Martin terus berkembang. Jika Martin benar-benar tersedia, Honda diyakini akan bergerak cepat untuk mengamankan jasanya.
Apalagi, mereka tengah mencari sosok pembalap yang mampu membawa proyek MotoGP mereka kembali ke jalur kompetitif. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi