RADARBANYUWANGI.ID - Jendela transfer musim panas Liga Primer Inggris benar-benar makin panas dengan drama yang melibatkan beberapa nama besar.
Klub-klub top Inggris, mulai dari Arsenal hingga Tottenham Hotspur, terus berusaha mendatangkan pemain anyar untuk memperkuat skuad mereka menghadapi musim baru.
Salah satu saga transfer yang paling disorot datang dari Arsenal. The Gunners tengah berjuang mendatangkan Viktor Gyokeres dari Sporting Lisbon, tetapi negosiasi kedua klub dikabarkan menemui jalan buntu.
Masalahnya bukan cuma soal harga transfer yang belum menemui kata sepakat, tetapi juga menyangkut persyaratan detail yang tak kunjung cocok. Arsenal kini memutuskan untuk mundur.
Situasi ini kian panas setelah Gyokeres sendiri dilaporkan mulai ‘berontak’. Striker timnas Swedia itu secara mengejutkan menolak hadir dalam sesi latihan Sporting Lisbon.
Sikap itu menjadi sinyal bahwa sang pemain ingin memaksa kepindahannya ke London Utara segera terwujud.
Namun, tindakan tersebut justru membuat Arsenal kena peringatan keras dari pihak Sporting Lisbon.
Klub Portugal itu menegaskan tidak segan membawa masalah ini ke jalur hukum jika ada indikasi pendekatan ilegal.
Dalam kondisi ngambek itu, Gyokeres justru menambah bara dengan wawancara blak-blakan bersama media Prancis, L’Équipe.
Dalam pernyataannya, sang striker mengungkapkan motivasi pribadi yang cukup emosional, ia ingin membalas dendam kepada Liga Primer Inggris.
“Saya menghabiskan beberapa tahun di sana (Brighton) tanpa bisa bermain satu pertandingan pun. Jadi, tentu saja, ini akan menjadi balas dendam yang luar biasa,” tegas Gyokeres.
Bagi Gyokeres, kembali ke Inggris bukan sekadar langkah karier biasa, melainkan kesempatan untuk membuktikan kualitasnya di pentas liga terbesar di dunia.
“Jika sesuatu akan terjadi, itu akan terjadi. Yang terpenting bagi saya adalah bermain untuk klub yang benar-benar menginginkan saya,” imbuhnya.
Di lain sisi, Arsenal pun tidak tinggal diam di bursa transfer. Klub asuhan Mikel Arteta ini juga sedang berupaya memboyong pemain sayap Chelsea, Noni Madueke.
Manajemen The Gunners tampaknya tak mau setengah-setengah agar lini depan mereka lebih tajam musim depan.
Sementara itu, rival sekota mereka, Tottenham Hotspur, juga tidak mau kalah agresif. Spurs mendukung penuh manajer baru mereka, Thomas Frank, dengan membidik Mohammed Kudus dari West Ham United.
Kabarnya, kesepakatan hampir rampung, tetapi situasi jadi rumit karena Tottenham juga memicu klausul pelepasan Morgan Gibbs-White milik Nottingham Forest.
Pihak Forest bahkan dikabarkan siap menempuh jalur hukum lantaran merasa pendekatan Spurs tidak dilakukan secara sah.
Dengan segala drama yang terjadi, bursa transfer musim panas kali ini benar-benar menunjukkan betapa panasnya persaingan di balik layar Liga Primer Inggris.
Tinggal menunggu waktu untuk melihat apakah ‘balas dendam’ Gyokeres akan terwujud bersama Arsenal atau justru sang striker Swedia harus mencari pelabuhan lain. Yang jelas, saga transfer ini belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda.
Editor : Agung Sedana