RADARBANYUWANGI.ID - F1 kembali diguncang kabar besar. Setelah pengumuman mundurnya Christian Horner dari jabatan CEO Red Bull Racing, Laurent Mekies resmi ditunjuk sebagai penggantinya. Keputusan ini sekaligus menandai langkah baru dalam karier panjang Mekies di dunia Formula 1.
Laurent Mekies lahir pada 28 April 1977 di Tours, Prancis. Sejak kecil, ia sudah menunjukkan ketertarikan besar terhadap dunia balap.
Ia menempuh pendidikan teknik mesin di ESTACA School, Paris, dan menyelesaikan tahun terakhirnya di Loughborough University, Inggris, langkah awal menuju dunia F1.
Perjalanan profesionalnya dimulai sebagai insinyur mesin di tim Formula 3, Asiatech. Tak butuh waktu lama, ia masuk ke dunia Formula 1 pada tahun 2001 bersama tim Arrows. Setahun kemudian, ia bergabung dengan Minardi sebagai race engineer.
Saat Minardi bertransformasi menjadi Toro Rosso (kini Racing Bulls), Mekies mendapatkan promosi sebagai Chief Engineer, lalu menjadi Head of Vehicle Performance. Ia mengelola enam departemen yang bertugas meningkatkan performa mobil.
Pada tahun 2014, Mekies meninggalkan tim Faenza dan bergabung dengan FIA sebagai Safety Director, menangani aspek keselamatan dan medis di berbagai ajang balap.
Tiga tahun kemudian, ia juga merangkap sebagai Deputy Race Director Formula 1. Tahun 2018, Ferrari merekrut Mekies sebagai Sporting Director.
Kariernya di tim legendaris Italia ini terus menanjak hingga menjabat Racing Director. Di bawah kepemimpinannya, Ferrari meraih tujuh kemenangan balapan.
Pada pertengahan musim 2023, Mekies kembali ke tim Faenza, kini bernama Racing Bulls, menggantikan Franz Tost sebagai Team Principal untuk musim 2024.
Reorganisasi besar-besaran juga menghadirkan Peter Bayer sebagai CEO, Tim Goss sebagai Racing Director, dan Alan Permane sebagai CTO. Meski awal musim 2024 berjalan penuh tantangan, Mekies melihat progres positif di Racing Bulls.
Bahkan, setelah pergantian pembalap awal 2025, Yuki Tsunoda ke Red Bull dan Liam Lawson kembali ke Racing Bulls, ia tetap optimis dengan perkembangan tim.
Kini, langkah besar kembali diambil. Setelah Christian Horner hengkang pada 9 Juli 2025, Laurent Mekies resmi menjabat CEO Red Bull Racing. Alan Permane menggantikan posisinya sebagai Team Principal Racing Bulls.
“Setahun terakhir memimpin Racing Bulls adalah kehormatan besar. Kami baru saja memulai perjalanan luar biasa ini,” ujar Mekies. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi