RADARBANYUWANGI.ID - Dunia Formula 1 (F1) kembali dikejutkan dengan kabar besar dari kubu Red Bull Racing.
Setelah dua dekade memimpin tim, Christian Horner resmi mundur dari jabatannya sebagai CEO dan Team Principal Red Bull Racing, berlaku efektif mulai hari Rabu (9/7).
Posisi penting tersebut kini diisi oleh Laurent Mekies, yang sebelumnya menjabat sebagai Team Principal Racing Bulls. Pengumuman mengejutkan ini disampaikan langsung oleh juru bicara Red Bull.
Dalam pernyataannya, Red Bull menyatakan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi dan kontribusi Horner selama 20 tahun terakhir.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Christian Horner atas kerja luar biasa yang telah ia lakukan selama dua dekade,” ujar Oliver Mintzlaff, CEO Corporate Projects and Investments Red Bull.
Mintzlaff juga menambahkan bahwa Horner telah menjadi figur kunci dalam menjadikan Red Bull Racing sebagai salah satu tim paling sukses dan menarik di ajang F1.
Christian Horner memulai kiprahnya bersama Red Bull Racing sejak tim tersebut menjalani musim debutnya di F1 pada tahun 2005.
Di bawah kepemimpinannya, Red Bull tidak hanya menjadi tim papan tengah yang konsisten meraih poin, namun juga berhasil meraih gelar juara dunia dan mendominasi lintasan F1 dalam beberapa musim terakhir.
Horner dikenal sebagai sosok visioner dan pekerja keras, serta memiliki peran besar dalam membentuk budaya dan struktur organisasi tim yang kini sangat kompetitif.
Seiring pergantian kepemimpinan ini, Red Bull juga mengumumkan perubahan struktur manajerial di tim afiliasinya, Racing Bulls.
Laurent Mekies yang sebelumnya menjadi Team Principal Racing Bulls kini resmi menjabat sebagai CEO Red Bull Racing.
Sementara itu, posisi yang ditinggalkannya akan diisi oleh Alan Permane yang dipromosikan menjadi Team Principal Racing Bulls.
Mekies menyampaikan rasa terima kasihnya atas perjalanan yang luar biasa di Racing Bulls dan yakin bahwa Permane merupakan sosok yang tepat untuk melanjutkan tongkat estafet.
“Alan adalah orang yang sangat mengenal tim ini. Ia telah menjadi bagian penting dari kesuksesan awal kami, dan saya percaya dia akan membawa tim ini ke level berikutnya,” kata Mekies.
Permane pun menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyatakan siap menjalankan tantangan baru ini bersama CEO Racing Bulls, Peter Bayer.
“Merupakan suatu kehormatan besar bagi saya untuk dipercaya memimpin tim ini. Saya sangat antusias melanjutkan apa yang telah dibangun oleh Laurent dan Peter,” ujar Permane.
Pergantian kepemimpinan ini tentunya akan menjadi sorotan utama di kalangan penggemar dan analis F1.
Red Bull Racing yang saat ini masih mendominasi kompetisi, harus memastikan transisi ini tidak mengganggu performa mereka di lintasan.
Laurent Mekies memiliki tanggung jawab besar untuk mempertahankan kejayaan tim, terutama di tengah persaingan yang semakin ketat.
Sementara itu, langkah promosi Alan Permane juga menandakan bahwa Red Bull berupaya menjaga kesinambungan dan stabilitas dalam struktur timnya.
Kombinasi pengalaman dan semangat baru diyakini menjadi kekuatan utama untuk menghadapi musim-musim berikutnya. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi