Sejatinya Rasmus Hojlund masih cukup menjanjikan di Old Trafford. Namun Setan Merah tampaknya ingin mendatangkan pesaing sekaligus tandem yang lebih tajam di lini depan.
Sederet nama besar seperti Viktor Gyokeres dan Victor Osimhen sudah ramai diberitakan. Tetapi belum ada kepastian apa pun. Bryan Mbeumo jadi target utama MU masih belum jelas keputusannya.
United kini seolah diburu deadline waktu. Radar Setan Merah mulai menyasar nama-nama alternatif yang bisa didatangkan ke Premier League.
Ada sejumlah opsi penyerang yang bisa menjadi opsi pilihan. Berikut deretan striker alternatif yang bisa jadi rekrutan Manchester United:
1. Serhou Guirassy
Serhou Guirassy sempat tenggelam sebelum akhirnya mencuat di panggung besar bersama Borussia Dortmund. Ia menjadi sensasi baru usai mencetak hat-trick ke gawang Barcelona dan menutup musim sebagai top skor bersama Liga Champions dengan 13 gol.
Jika digabungkan dengan performa domestiknya, Guirassy menorehkan 38 gol dalam 50 laga di semua ajang musim lalu. Di usia 29 tahun, ia memang bukan sosok muda potensial.
Namun, United bukan hanya butuh potensi, mereka butuh jaminan gol. Guirassy adalah tipe penyerang yang langsung memberikan dampak instan.
Dalam skema jangka pendek, kehadirannya bisa sangat membantu memperbaiki produktivitas lini serang. Guirassy tak banyak bicara, tetapi gol-golnya yang berbicara lantang.
Ia mungkin bukan nama yang menciptakan sensasi seperti marquee signing pada umumnya, tetapi justru itu yang bisa jadi nilai tambah. Dengan harga yang masuk akal, Guirassy bisa jadi solusi jitu untuk kebutuhan mendesak United.
2. Mateo Retegui
Manchester United pernah berjudi dengan harga mahal saat mendatangkan Rasmus Højlund dari Serie A senilai £72 juta. Ada opsi dari liga yang sama bisa kembali dipertimbangkan lewat nama Mateo Retegui.
Striker asal Italia ini berkembang pesat sejak pindah ke Eropa dan menjelma menjadi penyerang tajam bersama Genoa.
Retegui mencuri perhatian di Italia dengan torehan gol dan kontribusi ofensif yang konsisten. Usianya yang kini 26 tahun menjadikannya berada di usia emas seorang penyerang.
Performanya stabil dalam dua musim terakhir. Ia mencetak gol secara reguler, dan yang lebih penting: tahu bagaimana memanfaatkan peluang.
Retegui memiliki paket lengkap sebagai striker modern yakni tajam di kotak penalti, kuat dalam duel udara, serta punya kemampuan link-up play yang solid.
Ia bukan proyek jangka panjang yang butuh waktu lama berkembang. Ia siap tampil sekarang dan mencetak gol sekarang.
3. Simon Banza
Simon Banza telah membuktikan kualitasnya dalam beberapa musim terakhir. Bersinar di Braga dan kemudian dipinjamkan ke Trabzonspor. Penyerang asal Prancis ini mencetak total 21 gol dalam 28 laga pada musim 2023-2024.
Sebuah torehan yang tak bisa dianggap remeh. Banza punya keunggulan fisik dan insting yang luar biasa di kotak penalti.
Ia sering muncul di posisi yang tepat dan tahu bagaimana menyelesaikan peluang dengan efektif. Gayanya mengingatkan pada Erling Haaland, secara postur dan cara menyerang ruang.
Dengan harga yang relatif murah dibanding opsi lain, Banza bisa menjadi solusi jangka pendek yang efisien. Ia belum tentu menjadi starter utama di Old Trafford, tetapi sebagai pelapis atau penantang Højlund, ia sangat layak dicoba.
4. Jean-Philippe Mateta
Boleh jadi Jean-Philippe Mateta merupakan nama yang tepat. Bersama Crystal Palace, penyerang asal Prancis ini mencetak 14 gol musim lalu. Jumlah yang cukup solid untuk tim papan tengah yang tidak selalu tampil konsisten.
Mateta merupakan penyerang pekerja keras dan bisa bermain dalam berbagai formasi.
Di bawah asuhan Oliver Glasner, ia tampil menonjol dalam skema 3-4-2-1 yang mengandalkan kecepatan dan pergerakan tanpa bola. Ia lebih efektif saat dibantu rekan-rekan di lini depan, bukan dibiarkan sendirian menghadapi bek lawan.
Dengan kontraknya yang hanya tersisa satu tahun, Mateta bisa didatangkan dengan harga terjangkau.
United bisa mendapat pemain berpengalaman Premier League, tanpa harus membayar mahal. Dalam situasi pasar yang sulit, ini bisa menjadi keputusan cerdas
5. Vangelis Pavlidis
Vangelis Pavlidis merupakan striker paling underrated di Eropa saat ini. Setelah empat musim solid bersama AZ Alkmaar, Pavlidis pindah ke Benfica pada musim panas 2024 dan langsung bersinar.
Dalam debutnya, ia mencetak 30 gol dan menyumbang 13 assist. Sebuah angka yang luar biasa untuk pemain baru di Primeira Liga.
Yang membuat Pavlidis menonjol bukan hanya statistik, tetapi juga versatilitasnya. Ia bisa menjadi target man, tetapi juga nyaman bermain melebar atau turun menjemput bola.
Dengan tinggi badan, kecepatan, dan insting mencetak gol yang tajam, ia bisa menjadi opsi taktis yang fleksibel di skuad Erik ten Hag atau siapa pun pelatih United berikutnya.
Klausul pelepasannya mencapai €100 juta, tetapi Benfica terkenal sulit dinegosiasi. Meski begitu, untuk pemain dengan kemampuan seperti Pavlidis.
Investasi ini bisa sangat berharga. Jika United berani, mereka bisa mendapatkan striker yang bukan hanya tajam, tetapi juga lengkap.(*)
Editor : Niklaas Andries