Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Alonso Ngamuk, Strategi Tim Aston Martin Gagal Total di F1 GP Inggris 2025

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 9 Juli 2025 | 15:48 WIB
Strategi Aston Martin gagal di F1 GP Inggris membuat Fernando Alonso hanya bisa finis di P9.
Strategi Aston Martin gagal di F1 GP Inggris membuat Fernando Alonso hanya bisa finis di P9.

RADARBANYUWANGI.ID - Gelaran Formula 1 (F1) di Sirkuit Silverstone, Inggris, menjadi panggung drama bagi pembalap veteran Fernando Alonso.

Meski berhasil meraih poin dengan finis di posisi ke-9, pembalap Spanyol itu tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya terhadap strategi balapan yang diterapkan oleh timnya, Aston Martin.

Alonso memulai balapan dari posisi ke-7 dan sempat memiliki peluang untuk finis lebih tinggi. Namun, keputusan strategis tim yang dinilai tidak tepat justru membuatnya kehilangan banyak posisi.

Di tengah balapan yang berlangsung dalam kondisi cuaca tak menentu, Alonso menjadi pembalap pertama yang mencoba menggunakan ban medium saat lintasan mulai mengering. Sayangnya, keputusan tersebut terbukti terlalu dini dan membuatnya kehilangan waktu berharga.

“Luar biasa bagaimana mereka tidak pernah benar dalam mengambil keputusan untuk saya,” ujar Alonso melalui radio timnya.

Tak hanya itu, Alonso juga terdengar mempertanyakan mengapa ia selalu kehilangan posisi dari pembalap lain yang menggunakan ban yang lebih buruk.

Menurutnya, kesempatan untuk mengumpulkan poin lebih banyak telah terbuang sia-sia akibat strategi yang keliru. Sebaliknya, rekan setimnya Lance Stroll justru menunjukkan performa solid.

Memulai balapan dari posisi ke-17, Stroll mampu menembus posisi ke-7 dan meraih enam poin penting untuk tim.

Ia bahkan sempat menempati posisi ketiga dalam sebagian besar balapan sebelum akhirnya mengalami degradasi ban yang tinggi di akhir-akhir lap.

“Tim membuat keputusan strategi yang bagus hari ini. Meski saya kesulitan dengan degradasi ban, ini hasil terbaik yang bisa kita dapat,” kata Stroll.

Ini menjadi kali pertama Aston Martin meraih double points finish di musim ini, namun ketimpangan hasil antara Alonso dan Stroll memunculkan pertanyaan soal konsistensi strategi tim.

Balapan di Silverstone menjadi pelajaran berharga bagi Aston Martin. Alonso berharap di balapan berikutnya, terutama dalam kondisi cuaca yang tak menentu, timnya dapat membuat keputusan yang lebih tepat agar tidak kehilangan peluang lagi. (*)


Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#lance stroll #gp inggris 2025 #fernando alonso #aston martin #f1