RADARBANYUWANGI.ID - Manchester United dikabarkan siap bergerak cepat untuk mendapatkan Kees Smit, gelandang muda milik AZ Alkmaar.
Di tengah persaingan ketat dengan klub-klub top Eropa, nama Smit mencuat musim ini berkat performanya yang menonjol di Eredivisie bersama AZ.
Setelah musim yang mengecewakan dengan finis di posisi ke-15 Liga Premier, Setan Merah sadar mereka butuh perombakan besar.
Era INEOS pun dimanfaatkan untuk lebih serius mendatangkan pemain-pemain potensial, tak hanya bintang mahal, tapi juga bakat muda yang bisa jadi investasi jangka panjang.
Sayangnya, dari rencana belanja musim panas ini, MU baru resmi mendatangkan Matheus Cunha, sementara proses negosiasi untuk Bryan Mbeumo dari Brentford masih mandek. Situasi ini membuat klub membuka opsi lain.
Salah satu strategi mereka adalah berburu talenta muda. Sebelumnya, MU sudah sukses mengamankan pemain-pemain muda seperti Diego Leon dari Paraguay, juga Ayden Heaven, Leny Yoro, dan Chido Martin.
Kali ini, fokus mereka tertuju ke Kees Smit, salah satu gelandang muda terbaik Belanda saat ini.
Profil Singkat Kees Smit
Pemain berusia 19 tahun ini baru saja membantu Timnas Belanda U-19 menjuarai Kejuaraan Eropa U-19. Musim lalu, ia menjalani musim terobosannya bersama AZ Alkmaar dengan tampil 30 kali dan mencetak dua gol.
Berkat performanya, Smit bahkan dijuluki sebagai ‘pemain sepak bola total’ oleh media Voetbal Primeur.
Ia punya teknik mumpuni, visi permainan tajam, dan gaya mainnya kerap disandingkan dengan Bruno Fernandes (MU) dan James Maddison (Tottenham).
Menurut laporan TBR Football, MU terus memantau perkembangannya dan siap menawar Smit musim panas ini.
Namun persaingan untuk mendapatkan tanda tangannya tidak main-main. Real Madrid, Chelsea, dan Tottenham Hotspur disebut sama-sama tertarik.
Spurs bahkan sudah memantau Smit sejak lama lewat direktur teknik mereka, Johan Lange, yang kabarnya merekomendasikan sang pemain ke pelatih baru Thomas Frank.
Dari sisi pemain, Smit sebenarnya tidak terburu-buru meninggalkan AZ. Ia merasa nyaman bekerja dengan pelatih Maarten Martens dan senang mendapat menit bermain reguler.
Artinya, klub peminat harus benar-benar meyakinkan Smit bahwa dia akan punya peluang tampil di tim utama dan bukan hanya duduk di bangku cadangan.
Belum ada angka resmi berapa harga yang diminta AZ, tapi sebagai klub Eredivisie, mereka hampir pasti akan membuka pintu kalau ada tawaran besar dari Premier League.
Apalagi Smit termasuk aset akademi yang nilainya bisa membantu keuangan klub.
Musim lalu, Smit tampil mengesankan di Eredivisie, Piala KNVB, dan Liga Europa. Ia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen di Euro U-19 sekaligus top skor Belanda.
Data Fbref bahkan mencatat gayanya mirip dengan Takefusa Kubo di Liga Europa, juga punya kemiripan signifikan dengan Maddison dan Fernandes.
Menariknya, ia menempati persentil ke-99 untuk gol dan assist per 90 menit di kompetisi Eropa musim lalu.
Pelatih AZ, Martens, juga berharap Smit bertahan lebih lama. “Kami ingin dia tetap di sini. Akan bagus untuk perkembangannya,” kata Martens.
Tapi sang pemain pernah bilang ingin tetap dapat menit bermain reguler, dan peluang itu bisa membawanya ke klub yang berani memberikan kepercayaan lebih.
Editor : Agung Sedana