RADARBANYUWANGI.ID - Balapan Formula 1 (F1) Grand Prix Inggris 2025 di Silverstone menghadirkan tantangan besar bagi Max Verstappen.
Pebalap Red Bull tersebut mengawali lomba dari posisi terdepan (pole position), namun harus puas finis di urutan kelima setelah kehilangan kendali usai restart Safety Car kedua.
Setelah memimpin balapan di awal, Verstappen disalip oleh Oscar Piastri dari tim McLaren pada lap ke-8 dari total 52 lap.
Keadaan semakin rumit saat cuaca berubah, memaksa tim dan pebalap menyesuaikan strategi ban di tengah hujan dan kondisi trek yang tidak stabil.
Insiden paling krusial terjadi setelah fase Safety Car kedua. Verstappen kehilangan kendali dan mengalami spin, yang membuatnya turun beberapa posisi.
Meskipun berhasil bangkit dan menyelesaikan balapan di P5, Verstappen mengakui bahwa mobilnya “tidak punya pace” sepanjang sisa lomba.
“Itu balapan yang sangat sulit bagi kami. Bahkan setelah spin, saya tidak punya kecepatan,” ujar juara dunia empat kali tersebut.
Verstappen juga menyatakan bahwa setelan mobil Red Bull yang menggunakan rear wing ber-downforce rendah menjadi salah satu penyebab kesulitan di kondisi trek basah.
Bahkan saat lintasan mengering dan menggunakan ban slick, ia masih kesulitan mengendalikan mobil.
Sementara itu, Lando Norris keluar sebagai pemenang, disusul rekan setimnya Oscar Piastri di posisi kedua.
Podium ketiga diraih secara mengejutkan oleh Nico Hulkenberg dari Kick Sauber, sebuah hasil yang disebut Verstappen sebagai "menyenangkan untuk dilihat".
Verstappen menyadari bahwa Red Bull tidak mampu bersaing secara langsung dengan McLaren di GP Inggris.
Ia menegaskan bahwa fokus ke depan adalah memaksimalkan setiap balapan tanpa tekanan perebutan gelar.
“Kami tidak dalam perebutan gelar juara. Jadi kami akan menjalani setiap balapan satu per satu dan mencoba meraih hasil maksimal,” pungkasnya.
GP Inggris 2025 menunjukkan bahwa meskipun Verstappen masih menjadi salah satu pebalap top di F1, tantangan dari tim-tim seperti McLaren semakin serius. (*)
Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News.
Editor : Lugas Rumpakaadi