Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

PM Starmer Puji F1 Sebagai Soft Power Inggris, Ini Rencana Besarnya

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 4 Juli 2025 | 16:48 WIB
F1 rayakan 75 tahun di Inggris bersama PM Keir Starmer.
F1 rayakan 75 tahun di Inggris bersama PM Keir Starmer.

RADARBANYUWANGI.ID - Formula 1 (F1), ajang balap mobil paling prestisius di dunia, merayakan hari jadinya yang ke-75 tahun dengan pertemuan bersejarah antara CEO dan Presiden F1 Stefano Domenicali dan Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer.

Pertemuan ini berlangsung di Downing Street menjelang Grand Prix Inggris di Silverstone, sirkuit legendaris tempat F1 pertama kali digelar pada tahun 1950.

Dalam acara ini, hadir pula berbagai tokoh penting seperti Presiden dan CEO Liberty Media Derek Chang, sejumlah pembalap aktif seperti Carlos Sainz, Alex Albon, Ollie Bearman, dan Esteban Ocon, serta para legenda F1 seperti Sir Jackie Stewart dan Jenson Button.

Tak ketinggalan, pimpinan tim F1 dan perwakilan dari F1 ACADEMY ikut meramaikan diskusi mengenai masa depan F1 di Inggris.

F1: Bagian Tak Terpisahkan dari Identitas dan Ekonomi Inggris

Dalam sambutannya, Stefano Domenicali menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah Inggris terhadap olahraga ini.

Ia menekankan bahwa Inggris bukan hanya tempat lahir F1, tetapi juga telah menjadi pusat pertumbuhan dan inovasi olahraga tersebut.

“Kami merasa bangga F1 memiliki akar yang begitu kuat di Inggris. Ini adalah rumah bagi olahraga kami,” ujar Domenicali.

Senada dengan itu, PM Keir Starmer menyoroti pentingnya F1 bagi citra global Inggris.

“F1 adalah bagian dari Brand Britain. Ia membawa teknologi, inovasi, dan reputasi internasional bagi negara ini,” ucapnya.

Lebih dari sekadar olahraga, F1 menyumbang sekitar 12 miliar poundsterling per tahun bagi ekonomi Inggris.

Sekitar 6.000 orang bekerja langsung di industri ini, didukung oleh rantai pasokan yang mencakup 4.500 perusahaan dan mempekerjakan lebih dari 41.000 orang.

Basis F1 Dunia Ada di Inggris

Menariknya, mulai tahun depan, 10 dari 11 tim F1 akan memiliki basis utama di Inggris, termasuk Kick Sauber yang baru saja mengumumkan pembangunan UK Technology Centre di Bicester. Ini menjadikan Inggris sebagai pusat teknologi dan operasional utama bagi dunia F1.

Selain itu, F1 juga mengoperasikan Media and Technical Centre di Biggin Hill, Kent, pusat produksi siaran internasional dan konten F1 TV yang dinikmati jutaan penonton global.

Investasi untuk Masa Depan: Generasi Muda dan Edukasi

Komitmen F1 terhadap masa depan terlihat dalam dukungan pendidikan bagi generasi muda.

Saat ini, F1 memberikan beasiswa penuh kepada 50 mahasiswa teknik mesin di berbagai universitas Inggris, serta melibatkan para insinyur muda, magang, dan lulusan baru dari 10 tim dalam perayaan tersebut.

Antusiasme Publik Tak Terbendung

Antusiasme masyarakat terhadap F1 tetap tinggi. F1 terus menjadi bagian penting dari budaya populer sekaligus sumber kebanggaan nasional dengan 16,7 juta penggemar di Inggris dan hampir setengah juta penonton diperkirakan hadir di Silverstone. (*)


Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Sir Keir Starmer #f1