RADARBANYUWANGI.ID – Latihan keras yang dilakukan atlet selam Banyuwangi Mochamad Maulana Rachman berbuah manis.
Di partai final nomor selam kolam men open surface 50 meter yang berlangsung di GOR Gajayana, Senin (30/6), Maulana berhasil menjadi yang tercepat setelah mencatatkan waktu 16,73 detik.
Catatan itu tak hanya membawa Lana meraih medali emas. Atlet selam andalan Banyuwangi itu juga berhasil memecahkan rekor poprov di nomor yang sama tahun lalu.
Lana mematahkan rekor milik atlet asal Kabupaten Pasuruan, Fauzan Akbar Afif, yang kala itu mencatatakan waktu 17,45 detik.
Kemenangan Lana sekaligus menjadi medali pertama yang dipersembahkan cabor selam pada porprov tahun ini.
Selain Lana, selam juga menyumbangkan empat medali tambahan. Salah satunya disumbangkan dari nomor estafet 4x 100 meter surface putri yang diikuti Shakila Jasmine, Juanita Reina, dan Difa Wulan.
Mereka mencatatkan waktu 3 menit 15,90 detik. Di bawah tim esfatef Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo.
Perunggu juga diraih di nomor estafet 4 x 100 meter surface putra yang diikuti Aadiyat Bahari, Adam Dafa, dan Agustinus Maria Agung.
Selanjutnya di nomor apnea 50 meter, Lana yang ditargetkan bisa kembali mendapat emas harus puas dengan perolehan perunggu.
Dia mencatatkan waktu 15,60 detik di bawah peselam asal Kabupaten Malang, Fahmi Farobi, dengan catatan waktu 15,55 detik dan Samuel Erlangga dengan catatan 15,44 detik.
Sementara atlet selam putri lainya, Juanite Reina Rachmad menyumbang satu medali perak di nomor 50 meter apnea putri.
Dia mencatatkan waktu 18,79 detik, selisih tipis dengan juara I, Aurellya Safira dengan catatan waktu 18,64 detik.
Dengan hasil itu, total selam mengoleksi lima medali di ajang porprov tahun ini. Dengan rincian satu medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu.
Pelatih Kepala Cabor Selam Banyuwangi, Yusuf Widodo mengatakan, raihan yang diperoleh Lana sesuai dengan targetnya.
Sejak awal Yusuf sudah mempersiapkan atlet andalannya itu untuk bisa mencatatkan waktu tercepat di nomor surface 50 meter.
”Ada faktor X di Lana, dia lupa mengikat tali celana sehingga memengaruhi kecepatan akibat banyak air yang masuk ke kantong. Faktor seperti ini sangat berpengaruh karena selisih kecepatan kita sangat tipis,” kata Yusuf. (fre/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin