RADARBANYUWANGI.ID - GP Austria 2025 menjadi tonggak penting bagi Gabriel Bortoleto yang sukses mencetak poin pertamanya di ajang F1, sekaligus membawa tim Kick Sauber menorehkan pencapaian terbaik mereka musim ini.
Pembalap muda asal Brasil tersebut finis di posisi kedelapan, menunjukkan performa impresif sejak sesi latihan hingga balapan.
Performa Cemerlang di Sirkuit Red Bull Ring
Red Bull Ring bukan tempat asing bagi Bortoleto. Musim lalu, ia meraih kemenangan pertamanya di Formula 2 di trek ini, dan kali ini, kepercayaan diri serta pengalaman sebelumnya membuahkan hasil serupa di panggung utama F1.
Pada sesi kualifikasi, pembalap berusia 20 tahun itu berhasil masuk ke Q3 untuk pertama kalinya tahun ini dan start dari posisi ke-8.
Ia bahkan mengungguli pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, menandakan kemajuan signifikan dalam adaptasi Bortoleto di F1.
Pertarungan Intens dengan Fernando Alonso
Balapan Bortoleto tidak lepas dari duel sengit dengan pembalap veteran Fernando Alonso, yang secara menarik juga merupakan bagian dari manajemen karier Bortoleto.
Keduanya terlibat dalam pertarungan wheel-to-wheel yang penuh strategi dan presisi, ditambah tantangan menghindari mobil-mobil cepat seperti Lando Norris dan Oscar Piastri di bawah bendera biru.
Bortoleto menyebut duel ini sebagai "pertarungan paling intens" dalam karier F1-nya sejauh ini.
Ia mengungkapkan kebahagiaannya atas pencapaian tersebut, namun menegaskan bahwa tujuan utamanya tetap untuk menjadi juara dunia suatu hari nanti.
Strategi Tim Sauber yang Efektif
Keberhasilan Bortoleto tidak lepas dari keputusan strategis tim Sauber, yang menukar posisinya dengan Nico Hulkenberg setelah pit stop pertama. Langkah ini memungkinkan Bortoleto mengejar poin lebih besar.
Hulkenberg sendiri tampil solid, bangkit dari posisi terakhir di grid dan finis di posisi ke-9, memberikan total enam poin bagi tim.
Kombinasi penampilan dua pembalap ini membawa Kick Sauber semakin dekat dengan Aston Martin dan Haas dalam klasemen konstruktor.
Momentum Positif Sauber di Musim 2025
Kebangkitan performa Sauber sejak GP Barcelona menunjukkan perubahan signifikan dalam penguasaan mereka terhadap mobil musim ini.
Hulkenberg mengakui adanya peningkatan konsistensi, terutama dalam stint balapan, dan menilai akhir pekan di Austria sebagai langkah besar ke arah yang tepat.
Tim Sauber tampak siap bersaing lebih kompetitif di sisa musim 2025. Gabriel Bortoleto pun diyakini memiliki masa depan cerah di F1, bukan hanya sebagai rookie menjanjikan, tetapi juga calon juara di masa mendatang. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi