Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Williams Hancur di F1 Austria, Apakah GP Silverstone Jadi Titik Balik?

Lugas Rumpakaadi • Senin, 30 Juni 2025 | 21:14 WIB
Carlos Sainz minta Williams regroup usai double DNF di GP Austria.
Carlos Sainz minta Williams regroup usai double DNF di GP Austria.

RADARBANYUWANGI.ID - Williams Racing kembali mengalami akhir pekan yang mengecewakan di ajang Formula 1 (F1) GP Austria 2025.

Tim asal Inggris tersebut terpaksa mengakhiri balapan lebih awal dengan double retirement (DNF), setelah Carlos Sainz dan Alex Albon mengalami masalah teknis yang mengganggu performa mereka sejak sesi kualifikasi.

Carlos Sainz, pembalap baru Williams yang juga merupakan mantan juara balapan, tidak mampu menyelesaikan satu putaran pun dalam balapan utama.

Kendaraan yang ia tunggangi mengalami gangguan pada sistem transmisi saat hendak memulai formasi lap, menyebabkan mobilnya terkunci di gigi pertama.

Meski sempat kembali ke pit, tim memutuskan untuk tidak melanjutkan balapan demi keamanan.

“Sangat mengecewakan datang ke Austria dan tidak bisa balapan sama sekali. Kami mengalami begitu banyak masalah. Kami harus regroup secepatnya sebelum balapan kandang kami di Silverstone,” ujar Sainz.

Kondisi Williams yang saat ini masih bertahan di posisi kelima klasemen konstruktor, kini berada dalam tekanan besar untuk membalikkan tren negatif yang tengah berlangsung.

Sainz menekankan pentingnya kerja keras dan refleksi tim dalam waktu yang sangat terbatas.

Masalah Berulang, Albon Juga Gagal Finish

Nasib serupa dialami Alex Albon yang terpaksa menghentikan balapan setelah 15 putaran.

Meski penyebab pasti belum diketahui, Albon mengindikasikan ada kemiripan dengan kerusakan teknis yang terjadi di GP Kanada, dua pekan sebelumnya. Ini menjadi DNF ketiga secara beruntun bagi pembalap asal Thailand tersebut.

“Rasanya mirip seperti di Kanada. Kami perlu meninjau ulang semuanya. DNFs beruntun ini sangat mengganggu, apalagi ketika kami sedang bersaing untuk poin,” ungkap Albon.

Ia juga menambahkan bahwa kejadian ini semakin menyakitkan karena Williams sebenarnya memiliki peluang mencetak poin penting dalam balapan tersebut.

Baca Juga: F1 Makin Seru! McLaren Dominasi Austria, Pertarungan Norris vs Piastri Bikin Tak Berkedip

Tantangan Menjelang GP Silverstone

Williams harus bergerak cepat memperbaiki berbagai komponen teknis, terutama terkait sistem pendingin dan daya tahan mobil.

GP Silverstone merupakan ajang kandang bagi tim dan menjadi kesempatan ideal untuk menunjukkan kebangkitan di depan publik sendiri. Carlos Sainz tetap optimis bahwa situasi ini masih bisa dibalikkan.

“Dalam olahraga ini, nasib bisa berubah sangat cepat. Kami harus terus bekerja keras, tetap fokus, dan perbaikan akan datang,” pungkasnya.

Kepercayaan diri dan semangat positif seperti ini menjadi modal utama bagi Williams untuk bangkit dari keterpurukan. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#williams #gp austria 2025 #f1