Sementara empat medali perunggu diraih oleh Asakeena Aliyah Putri di kelas 63 kg putri, Vania Carisaa Putri di kelas 57 kg putri, Karien Ocravianda Putri dan Belqis Zilya Figa yang turun dikelas Ju No Kata.
Satu lagi medali perunggu di raih oleh Nio Alfarezqi Degalo yang turun di kelas 100 kg putra. Kontingen judo Banyuwangi sejatinya sangat bertumpu pada penampilan Nio Alfarezqi Degalo.
Peraih medali perak di Porprov dua tahun lalu ini diharapkan bisa menyumbang medali emas di ajang ini. Namun sayangnya, keberuntungan belum berpihak pada kontingen Banyuwangi.
Nio harus puas menandai keikutsertaan terakhirnya di Porprov kali ini dengan kalungan medali perunggu.
Sementara itu hingga pukul 23.00 Sabtu (28/6), kontingen Banyuwangi berada di posisi 13 klasemen sementara pendulang medali terbanyak. Banyuwangi mendulang 5 medali emas, 11 medali perak dan 15 medali perunggu.
Cabang pendulang medali kontingen Banyuwangi :
1. Hapkido – Emas 1 Perak 3 Perunggu 0
2. Dayung – Emas 1 Perak 1 Perunggu 0
3. Wushu Sanda- Emas 1 Perak 0 Perunggu 2
4. IBCA MMA- Emas 1 Perak 0 Perunggu 1
5. Kurash- Emas 1 Perak 0 Perunggu 0
6. Judo- Emas 0 Perak 2 Perunggu 4
7. Selancar Ombak- Emas 0 Perak 2 Perunggu 2
8. Dayung Canoeing- Emas 0 Perak 2 Perunggu 2
9. Wuhsu Taolu- Emas 0 Perak 1 Perunggu 1
10. Tenis Meja- Emas 0 Perak 0 Perunggu 1
11. Berkuda- Emas 0 Perak 0 Perunggu 1
12. Criket- Emas 0 Perak 0 Perunggu 1. (*)
Editor : Niklaas Andries