RadarBanyuwangi.id – Dunia olahraga bela diri di Indonesia kembali menjadi perhatian dengan prestasi luar biasa.
Abdul Aziz Calim, lebih dikenal dengan panggilan "The Krauser", kini tengah hangat diperbincangkan oleh berbagai kalangan, dari penggemar kick boxing hingga penggemar mixed martial arts (MMA).
Ia bukan sekadar atlet biasa, melainkan lambang dedikasi, kerja keras, dan semangat yang membara, yang berhasil mengukir namanya di arena pertarungan.
Aziz Calim memulai karier sebagai petarung kick boxing dengan latar belakang yang khas.
Dengan nama julukan "The Krauser", terinspirasi dari tokoh terkenal dalam film Undisputed, ia membuktikan bahwa ketertarikan kepada seni bela diri lebih dari sekadar teknik, melainkan juga filosofi dan mentalitas seorang pejuang sejati.
Ketertarikan pada karakter Yuri Boyka yang diperankan oleh Scott Adkins bahkan membantunya untuk mempelajari beragam teknik tendangan yang mengesankan, termasuk spinning kick yang menjadi ciri khasnya.
Puncak karier kick boxing Aziz terjadi pada SEA Games 2023, di mana ia berhasil meraih medali emas dalam kategori kick light 63 kilogram.
Namun, pencapaian ini tidak diraih tanpa tantangan. Keistimewaan prestasi ini terletak pada kondisi fisik Aziz yang kurang baik saat bertanding.
Ia harus berjuang dengan sakit dan mengalami batuk darah selama kompetisi. Meski begitu, mental juara yang dimiliki membuatnya tetap konsentrasi dan berhasil mengangkat nama Indonesia di tingkat regional.
Keberanian Aziz dalam bela diri tidak hanya terlihat di ring resmi. Namanya menjadi terkenal di media sosial ketika ia berani menantang Kkajhe, seorang content creator yang sempat viral setelah insiden dengan aktor Randy Pangalila.
Ketegasan Aziz dalam membela martabat dunia bela diri Indonesia menunjukkan bahwa ia tidak hanya hebat dalam keterampilan, tetapi juga memiliki integritas sebagai atlet.
Hal menarik lainnya mengenai Aziz adalah komitmennya terhadap latihan di Han Academy, Central Java, yang dipimpin oleh Yohan Mulia Legowo.
Tempat latihan ini merupakan rumah keduanya, di mana ia mengasah bakat bersama rekan-rekannya seperti Abro Fernandes.
Lingkungan latihan yang disiplin dan penuh tantangan di akademi ini berkontribusi pada pengembangan karakter Aziz sebagai petarung yang tangguh.
Keberhasilan Aziz di SEA Games 2023 bukan hanya miliknya, melainkan juga bagian dari keberhasilan tim kick boxing Indonesia yang berhasil meraih sepuluh medali: tiga emas, empat perak, dan empat perunggu.
Sumbangsihnya dalam mendapatkan salah satu dari tiga medali emas tersebut membuktikan bahwa ia merupakan aset penting dalam pengembangan kick boxing nasional.
Di zaman media sosial yang cepat ini, Aziz juga aktif membangun citra dirinya melalui Instagram dan TikTok.
Konten-kontennya yang menunjukkan latihan keras dan teknik kick boxing yang menawan berhasil menarik banyak perhatian.
Bahkan, video yang menampilkan usaha meniru tendangan ikonik Yuri Boyka yang ia unggah sempat viral dan mendapatkan pujian dari ONE Championship.
Kehadiran Aziz Calim di dunia kick boxing Indonesia telah membawa angin segar. Ia membuktikan bahwa dengan dedikasi dan kerja keras, seorang atlet Indonesia mampu bersaing di level internasional.
Prestasi emas SEA Games 2023 yang diraihnya dalam kondisi tidak prima menjadi inspirasi bagi generasi muda bahwa hambatan fisik bukanlah penghalang untuk meraih impian.
Ke depannya, ekspektasi terhadap Aziz semakin tinggi. Dengan pengalaman di kick boxing dan perkembangan kariernya di MMA, ia berpotensi menjadi dual-sport athlete yang sukses.
Kombinasi antara skill teknis, mental juara, dan dedikasi yang tinggi membuatnya layak disebut sebagai salah satu pride of Indonesia di dunia combat sports. ***
Editor : Ali Sodiqin