RADARBANYUWANGI.ID – Penantian panjang cabang olahraga tenis meja akhirnya terbayar, Jumat (27/6).
Petenis meja Banyuwangi, Gesila Asti Caniya, berhasil meraih medali perunggu pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 setelah mengalahkan atlet Kota Probolinggo, Gabriella Natali.
Gesila melaju hingga babak semifinal, tapi harus mengakui keunggulan atlet Sidoarjo, Arima, dengan skor 3-0.
Meski harus puas dengan medali perunggu, namun prestasi ini terasa sangat emosional karena menjadi catatan sejarah baru bagi cabor tenis meja Banyuwangi.
Pasalnya, selama 15 tahun terakhir, cabang tenis meja belum pernah meraih medali di ajang Porprov Jatim.
“Ini menjadi pelepas dahaga panjang bagi tenis meja Banyuwangi. Kami bangga atas perjuangan Gesila yang sudah tampil maksimal,” ujar Ketua PTMSI Banyuwangi, Mohamad Sabiq Irwan.
Kemenangan itu semakin istimewa karena sebelumnya Gesila berhasil mengalahkan petenis meja yang sebenarnya merupakan atlet asli Banyuwangi yang kini memperkuat Probolinggo.
Irwan berharap prestasi ini bisa menjadi catatan positif bagi sejarah tenis meja di Banyuwangi.
"Kami sangat senang dengan hasil ini. Meskipun hanya perunggu, tapi medali ini menjadi hadiah luar biasa. Terima kasih kepada semua masyarakat Banyuwangi yang memberikan support pada kami," tegas Irwan.
Ketua Koni Banyuwangi Ahmad Kharullah turut bangga dengan prestasi yang diraih Gesila.
Prestasi ini bisa menjadi pelecut semangat dalam pembinaan di Banyuwangi khususnya tenis meja.
"Kami turut bergembira akhirnya tenis meja kembali membawa prestasi untuk Banyuwangi, selamat untuk tenis meja," kata Khoirullah. (fre/aif)
Editor : Ali Sodiqin