Salah satu indikasinya tampak dari unggahan insta sroty di Intagram keduanya. Dimana dalam unggahannya, keduanya diduga mengunggah berkas naturalisasi sebagai WNI.
Dalam unggahan story Instagram dari Ian Maatsen pada pagi hari, disana memperlihatkan berkas naturalisasinya dengan caption singkat namun penuh makna. Tak lama kemudian, Jairo juga melakukan hal yang sama.
Bila benar hal ini tentu saja menjadi kejutan. Strategi naturalisasi kalinini boleh dibilang tergolong senyap dari pantauan. Dalam beberapa tahun terakhir, PSSI lagi gencar membangun kekuatan Timnas Indonesia melalui pendekatan naturalisasi.
Namun kali ini beda. Gaung naturalisasi Ian Maatsen dan Jairo Riedewald bisa dibilang sebagai sesuatu yang spesial. Sebab proses keduanya dilakukan tanpa bocoran tiba-tiba , berkas keduanya telah rampung.
Bahkan dikabarkan berkas keduanya sudah ditandatangani pada 27 Juni 2025.
Sekadar diketahui, Jairo Riedewald saat ini berusia 28 tahun. Dia berposisi sebagai gelandang bertahan atau bek tengah. Klub terakhirnya adalah Royal Antwerp di Liga Belgia.
Jairo merupakan mantan pemain Timnas Belanda dan Crystal Palace di Premier League. Kontrak Jairo di Antwerp bakal habis 30 Juni ini. Dikabarkan dia akan berlabuhe Eredivisie dengan memperkuat FC Utrecht.
Sementara Ian Maatsen kini berusia 23 tahun. Dia berposisi sebagai bek kiri atau winger. Chelsea adalah klub terakhir yang pernah dibelanya. Dalam permainan, Maatsen memiliki kelebihan dengan kombinasi umpan silang presisi dan kecepatan.
Asal usul keduanya sebagai pemain naturalisasi karena ada darah Indonesia dari kakek neneknya.
Sementara itu kabar kepastian status WNI kedua pemain tersebut memunculkan ragam reaksi publik lewat tagar #MaatsenWNI dan #JairoGaruda. Tagar keduanyasempat trending di media sosial. (*)
Editor : Niklaas Andries