Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Laga Epik Nufa Kiswa Antar Wushu Banyuwangi Sabet Emas Porprov Jatim 2025

Fredy Rizki Manunggal • Jumat, 27 Juni 2025 | 11:30 WIB
Nufa Kiswa (tengah) mempersembahkan medali emas untuk cabor wushu. Di sebelahnya, Farhan Gani dan Andien Rizka, menyumbangkan medali perunggu, Kamis (26/6).
Nufa Kiswa (tengah) mempersembahkan medali emas untuk cabor wushu. Di sebelahnya, Farhan Gani dan Andien Rizka, menyumbangkan medali perunggu, Kamis (26/6).

RADARBANYUWANGI.ID - Tim wushu Banyuwangi menutup gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur dengan raihan medali emas pada hari akhir pertandingan di GOR Ken Arok, Kota Malang, Kamis sore (26/6).

Medali emas yang dinanti-nanti itu dipersembahkan oleh atlet putri, Nufa Kiswa Tunnada, di nomor Sanda (tarung bebas) kelas 60 kilogram.

Pelatih Wushu Banyuwangi Fadie Bhara Arrofi mengatakan, Nufa tampil perkasa dan berhasil mengalahkan atlet tangguh asal Kota Kediri, Fia Maliha, dalam dua ronde langsung.

”Nufa menunjukkan performa luar biasa dan berhasil mengungguli lawannya dengan meyakinkan,” ujar Bhara.

Tak hanya itu, Nufa juga mendapat wild card dari Pengprov Wushu Jatim. Dia berhak berangkat ke Kejurnas Wushu yang digelar pada 29 Juni di Surabaya.

Selain medali emas, atlet wushu lainnya juga menambah dua medali perunggu. Medali pertama datang dari Andien Rizka di nomor Sanda 52 kilogram putri.

Medali kedua dipersembahkan oleh Farhan Gani Abdillah di kelas 52 kilogram putra.

Perjuangan Andien dan Farhan meraih medali sangat dramatis. Andien harus mengakui keunggulan atlet tuan rumah Kota Malang, Nayla Rahmawati, setelah kalah dalam tiga babak yang ketat. Sedangkan dalam pertandingan yang diikuti Farhan, sedikit menyisakan kekecewaan. 

Farhan sebenarnya memiliki peluang besar untuk memenangkan pertandingan melawan atlet asal Kota Batu, Fiktor Maollo. ”Saat Farhan dalam kondisi memeluk lawan, dia beberapa kali mendapat pukulan dari Fiktor yang seharusnya tidak terhitung poin. Ini sedikit disayangkan,” jelas Bhara.

Di luar insiden tersebut, Bhara tetap mengapresiasi tinggi perjuangan para atletnya. Secara keseluruhan, cabang olahraga wushu Banyuwangi berhasil mengumpulkan  5 medali di Porprov Jawa Timur. Rinciannya, 1 medali emas, 1 medali perak, dan 3 medali perunggu.

”Perjuangan atlet Wushu Banyuwangi cukup luar biasa pada Porprov tahun ini,” tegasnya.

Hasil ini menjadi tambahan energi bagi Kontingen Banyuwangi. Sehari sebelumnya posisi kontingen Banyuwangi harus melorot ke peringkat 14 dengan perolehan 19 medali. Dengan tambahan 3 medali dari wushu, kini Banyuwangi mengoleksi total 22 medali.

Di cabor lain, kick boxing harus menelan pil pahit setelah seluruh atlet yang dikirim gagal di hari pertama pertandingan.

Ketua kick boxing Banyuwangi Alex Budi Setiyawan menyampaikan permohonan maafnya atas kegagalan yang diraih tim Banyuwangi.

”Kami gagal di semua laga, semua atlet kalah. Sejak awal kami sudah mempersiapkan, ternyata lawan jauh lebih siap,” kata Alex. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#medali emas #wushu #porprov jatim #banyuwangi