Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bukan Cuma Perang, Iran vs Israel Juga Panas di Lapangan Sepak Bola! Ini Fakta Ikoniknya

Niklaas Andries • Kamis, 26 Juni 2025 | 22:25 WIB
TENSI TINGGI: Sejarah pertemuan Iran dan Israel di lapangan hijau hadirkan atmosfer ketat
TENSI TINGGI: Sejarah pertemuan Iran dan Israel di lapangan hijau hadirkan atmosfer ketat

RADARBANYUWANGI.ID – Ketegangan bersenjata antara Israel dan Iran menjadi fenomena baru yang menghiasai kawasan Timur Tengah. Pertikaian keduanya memberikan multi efek dimensional terhadap aspek kehidupan.

Tidak terkecuali banyak yang kemudian mereview pertemuan Israel dan Iran di medan pertempuran. Tetapi juga pertemuan keduanya di lapangan hijau. Adalah Final cabang sepak bola Asian Games tahun 1974 yang paling ikonik.

Saat itu kedua negara bertemu di laga puncak ajang multi olahraga di Asia tersebut. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Aryahmer Teheran tersebut. Iran mampu menundukkan Israel dengan skor tipis 1-0.

Uniknya, gol kemenangan Iran lahir dari own goal pemain Israel Itzhak Shum menit 29.

Pertandingan tersebut ini juga menjadi sorotan. Sebab adanya penolakan dari beberapa negara untuk bertanding melawan Israel. Hal inilah yang pada akhirnya menjadi alasan AFC mengeluarkan Israel dari keanggotannya.

Menilik sejarah pertemuan Israel dan Iran, kedua tim membukukan catatan perjalanan yang panjang. Singa Persia, julukan timnas Iran, terlibat persaingan sengit dengan Si Biru dan Putih, julukan timnas Israel.

Meski diwarnai memburuknya hubungan diplomatik sejak Revolusi Islam 1979. Rivalitas Iran dan Israel di lapangan sepak bola semakin meninggi.  

Era Ketegangan yang dalam sepak bola pada dekade 1960-an hingga awal 1970-an, Iran dan Israel merupakan dua kekuatan besar sepak bola di Asia.

Keduanya kerap bertemu di berbagai ajang regional, mulai dari Piala Asia hingga babak kualifikasi Olimpiade dan Piala Dunia.

Jika berbicara soal dominasi, Iran masih unggul dibandingkan Israel.  Tampil sebagai raksasa Asia dengan ciri khas permainan agresif, teknik tinggi.

Iran melahirkan sederet bintang seperti , Ali Parvin dan Nasser Hejazi. Sementara Israel bukan tim sembarang. Mereka bahkan sempat tampil di Piala Dunia 1970.

Namun dalam setiap pertemuan Iran versus Israel, Singa Persia selalu tampil dominan. Keduanya sudah bertemu sebanyak lima kali di ajang resmi.

Hasilnya, Iran meraih 3 kali kemenangan, 1 kali hasil imbang, dan 1 kali kekalahan dari Israel. Duel terpanas itu tersaji dalam Piala Asia 1968, kualifikasi Piala Dunia 1974, dan Turnamen Merdeka Malaysia.

Keunggulan fisik dan strategi Iran membuat Israel terlihat kalah kelas. Pertemuan paling bersejarah terjadi pada semifinal Piala Asia 1968 di Teheran. Iran menang tipis 2-1 dan kemudian keluar sebagai juara.

Kekalahan tersebut menjadi salah satu momen pahit bagi Israel sebelum mereka hengkang dari AFC. Rivalitas keduanya berakhir Rivalitas setelah Revolusi Iran 1979.  Hubungan diplomatik kedua negara putus.

Iran kemudian menolak bertanding melawan Israel dalam bentuk apa pun. Tidak hanya di cabang sepak bola. Tetapi juga cabang olahraga lainnya.

Israel akhirnya keluar dari AFC dan bergabung ke zona UEFA pada tahun 1994. (*)

Editor : Niklaas Andries
#timur tengah #Israel #iran #Piala Dunia #Piala Asia #afc #kualifikasi olimpiade #sepak bola #asia