RADARBANYUWANGI.ID - Balapan Formula 1 (F1) di Kanada akhir pekan lalu menjadi momen penting bagi tim Haas, yang menandai balapan ke-200 mereka dalam ajang ini.
Di tengah persaingan ketat, Esteban Ocon berhasil mengamankan posisi finis di P9 dan membawa pulang poin krusial berkat strategi satu pit stop yang terbukti efektif.
Ocon memulai balapan dari posisi ke-14 di grid Circuit Gilles-Villeneuve, sementara rekan setimnya, Ollie Bearman, berada tepat di depannya di posisi ke-13.
Haas memutuskan untuk membagi strategi. Ocon memulai dengan ban keras, sedangkan Bearman menggunakan ban medium.
Strategi ini tampaknya lebih menguntungkan Ocon, yang mampu menjalankan stint panjang sebelum akhirnya berganti ke ban medium.
Keputusan ini memungkinkan Ocon mempertahankan kecepatan konsisten dan menyelesaikan balapan di posisi kesembilan, menghasilkan poin penting untuk tim.
“Saya sangat puas dengan hasil ini. Tim bekerja sangat baik sepanjang akhir pekan, dan strategi satu pit stop yang kami ambil benar-benar membuahkan hasil. Kami menjalankan balapan yang solid dan berhasil overcut banyak mobil. Meski sulit, hasil ini sangat memuaskan,” ungkap Ocon.
Balapan ini menjadi bukti bahwa mengambil risiko dalam strategi bisa membawa hasil positif, terlebih di tengah persaingan ketat di lini tengah klasemen konstruktor F1 musim ini. Ocon mengaku sangat senang bisa memberikan hasil pada balapan bersejarah ke-200 Haas di F1.
Sementara itu, Ollie Bearman harus puas finis di posisi ke-11, tepat di luar zona poin. Pebalap muda asal Inggris ini mengungkapkan bahwa ia kesulitan menyalip karena terjebak dalam kereta DRS sepanjang balapan.
“Kecepatannya sebenarnya ada, tapi saya habiskan sebagian besar balapan dalam kemacetan DRS. Sulit sekali untuk menyalip. Saat saya mendapat udara bersih, kecepatan mobil sangat baik, jadi ada hal positif yang bisa diambil,” ujar Bearman.
Meski Bearman gagal mencetak poin, tim Haas tetap menunjukkan perkembangan dalam pemahaman terhadap mobil VF-25 mereka.
Bearman menambahkan bahwa performa tim cenderung meningkat pada hari Sabtu dan Minggu, meskipun masih perlu peningkatan pada sesi Jumat.
Haas kini berada di posisi keenam klasemen konstruktor F1 dengan 28 poin, sejajar dengan tim Racing Bulls di posisi ketujuh.
Performa positif ini menjadi modal penting bagi Haas untuk terus bersaing di paruh kedua musim 2025. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi