RadarBanyuwangi.id – Laga antara Inter Miami dan FC Porto di Grup A FIFA Club World Cup 2025 di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, menjadi pengalaman yang tak terlupakan.
Klub MLS ini mencatatkan diri dalam sejarah dengan kemenangan 2-1 menjadi tim CONCACAF pertama yang berhasil mengalahkan klub Eropa dalam turnamen resmi FIFA.
Pertandingan ini menyajikan sebuah pertempuran antara taktik, emosi, dan pesona Messi, dalam sebuah babak yang penuh sorotan dan drama.
Meskipun pertandingan baru dimulai 8 menit, Porto sudah memimpin pertandingan berkat tendangan penalti dari Samu Aghehowa.
VAR memutuskan bahwa Noah Allen melakukan pelanggaran terhadap João Mário, dan gol tersebut terjadi setelah bola mengenai kiper sebelum masuk ke gawang.
Stadion sempat hening, tetapi suasana kemudian berubah menjadi tegang dan penuh ketegangan.
Tidak terpengaruh oleh keadaan ketinggalan, Inter Miami langsung bangkit begitu babak kedua dimulai.
Hanya dalam waktu 47 detik, Telasco Segovia berhasil menyamakan kedudukan dengan sundulan akurat dari umpan silang Marcelo Weigandt.
Gol cepat ini menjadi momen penting, membangkitkan semangat tim dan memanaskan dukungan para pendukung “pink” yang memenuhi stadion.
Momen dramatis muncul pada menit ke-54. Setelah terjadinya pelanggaran tiga puluh meter dari gawang Porto, Messi mengambil tindakan.
Tendangan bebasnya yang melengkung melintasi pagar pertahanan, menghujam sudut atas gawang, gol luar biasa yang mengubah skor menjadi 2-1.
Ini bukan hanya menjadi gol pertama Messi dalam turnamen, tetapi juga gol ke-50 untuk Inter Miami dalam 61 pertandingan, menunjukkan besarnya pengaruhnya.
Statistik dan Fakta Menarik
- Kemenangan yang bersejarah: MLS dan CONCACAF secara perdana mengalahkan tim Eropa di Club World Cup.
- Penampilan pemain kunci: Messi dinyatakan sebagai Man of the Match, Ustari dan Falcón juga tampil berani dalam bertahan.
- Suasana stadion: Sekitar 31.783 penonton hadir, banyak di antara mereka mengenakan seragam pink dan meneriakkan “Messi! Messi! ”
- Formasi dan strategi: Javier Mascherano mengatasi tekanan dari Porto di babak pertama dengan memanfaatkan tekanan tinggi dan rotasi pemain ofensif.
Kemenangan ini membawa Miami ke puncak Grup A dengan 4 poin, sejajar dengan Palmeiras. Sementara itu, Porto masih berada di posisi 1 poin.
Hasil ini juga menyiapkan laga penting selanjutnya melawan Palmeiras yang akan menentukan kelolosan ke babak 16 besar. ***
Editor : Ali Sodiqin