Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Shin Tae-yong Belum Terima Tawaran Resmi dari CFA, tapi Pintu Komunikasi Tetap Terbuka

Niklaas Andries • Selasa, 17 Juni 2025 | 14:40 WIB

BUKA PELUANG: Shin Tae-yong belum terima tawaran resmi dari CFA
BUKA PELUANG: Shin Tae-yong belum terima tawaran resmi dari CFA
RADARBANYUWANGI.ID – Rumor pendekatan yang dilakukan Asosiai Sepak Bola China (CFA) terhadap Shin Tae-yong (STY) terus berhembus kencang. Mantan juru taktik timnas Korea Selatan dan Indonesia digadang akan mengambil tanggung jawab sepeninggal Branko Ivankovic.

Namun kabar tersebut buru-buru dibantah oleh STY. Sejauh ini belum ada pendekatan apapun dari CFA.

Dalam pernyataannya, pihak STY membantah adanya negosiasi ataupun kontrak yang ditawarkan oleh CFA. .

"Bertentangan dengan laporan media Indonesia, kami belum menerima penawaran atau kontrak dari Asosiasi Sepak Bola China," ujar perwakilan STY.

Setidaknya pernyataan tersebut menjadi jawaban atas rumor yang berkembang yang menyebutkan bila STY tengah didekati untuk mengambil alih posisi pelatih timnas senior Tiongkok.

Meski sudah tidak menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong rupanya tidak sedang menganggur. Dia kini tengah menjalani sederet peran penting di dunia sepak bola Korea Selatan.

Termasuk diantaranya mengisi posisi strategis di dua institusi besar.

"Coach Shin saat ini terlibat dalam berbagai kegiatan, termasuk sebagai Wakil Presiden Asosiasi Sepak Bola Korea dan juga menjabat sebagai General Manager di klub Seongnam FC," jelas perwakilan tersebut.

Dengan peran ganda tersebut, STY tampaknya masih fokus untuk mengembangkan sepak bola di tanah kelahirannya.

Menariknya, meskipun membantah adanya pendekatan resmi, pihak STY  menegaskan pintu komunikasi tetap terbuka. Nantinya apabila memang benar CFA serius mempertimbangkan namanya sebagai pelatih kepala bisa jadi kesempatan itu bisa saja diambilnya.

"Perlu ada tawaran dari pihak China agar diskusi dapat dilakukan. Namun, hingga saat ini belum ada perkembangan ke arah tersebut," ucap perwakilan STY.

Andai saja benar, STY bakal bersaing dengan beberapa nama lokal China seperti diantaranya Zheng Zhi, pelatih Timnas Tiongkok U-21.

Dia pernah menjadi asisten pelatih tim senior, serta Gao Hongbo, mantan pelatih utama yang memiliki pengalaman luas bersama timnas.

Hanya saja pemilihan pelatih baru ini menjadi momen penting bagi CFA. Mereka dalam tekanan tinggi usai kegagalan timnas menembus target di level internasional.

Terlepas dari kabar ini akan berlanjut atau tidak, satu hal yang tak bisa disangkal adalah bahwa nama Shin Tae-yong masih memiliki daya tarik kuat di sepak bola Asia.

Pengalamannya menangani Korea Selatan di Piala Dunia 2018 serta membangkitkan performa Timnas Indonesia membuatnya tetap menjadi sosok pelatih yang diperhitungkan. (*)

Editor : Niklaas Andries
#shin tae-yong #branko ivankovic #CFA #indonesia #STY #Korea Selatan #Timnas China