Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Malut United Pecat Imran Nahumarury dan Yeyen Tumena, Ada Dugaan Pelanggaran Berat!

Niklaas Andries • Selasa, 17 Juni 2025 | 13:00 WIB

BERAKHIR: Kerja sama Malut United dengan Imran Nahumarury resmi berakhir
BERAKHIR: Kerja sama Malut United dengan Imran Nahumarury resmi berakhir
RADARBANYUWANGI.ID Kabar mengejutkan datang dari tim Malut United. Tim asal Ternate yang finish di posisi ketiga klasemen Liga 1 musim 2024-2025 ini tiba-tiba saja dikabarkan telah memecah pelatih kepala Imran Nahumarury dan direktur tekhnik tim Yeyen Tumena.

Kabar pemecatan itu bersumbner dari Dirk Soplanit selaku Direktur Utama PT Malut Maju Sejahtera melalui Instagram klub @malutunitedfc, Senin (16/6/2025).

Alasan pemecatan Imran Nahumarury dan Yeyen Tumena disebutkan terbukti melakukan pelanggaran berat yang tak bisa ditolelir klub.

"Surat pemecatan sudah kami kirimkan dan telah mereka terima. Keduanya terbukti melakukan pelanggaran berat yang tak bisa ditolerir karena bertentangan dengan filosofi, prinsip, dan tujuan klub," kata Dirk Soplanit.

Adapun kputusan pemecatan terhadap Yeyen Tumena dan Imran Nahumarury diambil untuk menyelamatkan klub dari keterpurukan.

"Keputusan ini kami ambil karena ingin menyelamatkan klub. Bagi kami, klub lebih besar dari semuanya," kata Dirk Soplanit.

Dirk menjelaskan bahwa prestasi bukan satu-satunya tujuan Utama. Kejujuran adalah nilai utama selain integritas, komitmen, dan loyalitas.

Malut United sendiri baru berusia dua tahun. Meski demikian sudah banyak pencapaian di sepak bola nasional.

Klub berjuluk Laskar Kie Raha ini selalu melaksanakan misi sosial untuk membahagiakan masyarakat dan menciptakan peluang bagi pengembangan pemain usia dini di Maluku dan Maluku Utara.

"Dua tahun ini kami belum berbisnis sama sekali, kami fokus membuat branding klub dan menyiapkan semua infrastruktur untuk menjadi klub profesional. Setelah itu, baru memikirkan pengembangan bisnis," kata Dirk.

Dia pun berhatap masalah yang melibatkan kedua pihak segera selesai. Selanjutnya Malut United akan fokus menyiapkan kompetisi musim depan. (*)

Editor : Niklaas Andries
#Malut United #yeyen tumena #Laskar Kie Raha #dirk soplanit #liga 1 #pelanggaran berat #imran nahumarury