RADARBANYUWANGI.ID - Kualifikasi Grand Prix Kanada 2025 menyuguhkan drama dan ketegangan tinggi, terutama bagi pembalap Ferrari, Charles Leclerc.
Pembalap asal Monako tersebut mencatat waktu yang hanya cukup untuk posisi ke-8, meski ia yakin mobilnya memiliki potensi untuk merebut pole position. Leclerc tidak dapat menyembunyikan rasa frustrasinya usai sesi Q3 yang berlangsung kacau.
Setelah mencatat sektor pertama yang menjanjikan di salah satu putaran terakhirnya, kesalahan di sektor kedua merusak peluang emas yang ia miliki. Ia sempat mencoba satu kali lagi, namun gagal memperbaiki posisinya.
“Kecepatan kami sebenarnya ada. Saya rasa mobil cukup cepat untuk pole, tapi saya benar-benar membuat kesalahan besar dan sangat kesal,” ujar Leclerc penuh emosi.
Kondisi diperparah oleh insiden di tikungan 6 dan 7, di mana Leclerc kehilangan grip karena posisi mobil rookie Isack Hadjar yang terlalu dekat di depan.
“Itu sangat disayangkan. Kami hanya melalui tujuh tikungan, tapi saya merasa itu cukup untuk pole. Saya benar-benar frustrasi,” tambahnya.
Leclerc sebelumnya juga mengalami hari Jumat (13/6) yang buruk akibat kerusakan mobil di sesi FP1 yang membuatnya absen di FP2.
Meskipun mampu tampil kompetitif di FP3 dengan posisi kedua tercepat, performa tersebut tidak berlanjut ke sesi kualifikasi.
Di sisi lain, rekan setim barunya, Lewis Hamilton, menempati posisi start kelima dan tetap optimis menatap balapan.
Meski tidak sepenuhnya puas dengan performa SF-25, pembalap Inggris tersebut berharap bisa memperjuangkan podium.
“Kami tidak akan bisa merebut pole, itu sudah pasti. Tapi saya akan berusaha untuk naik podium. Itu target utama saya besok,” ucap Hamilton.
Hamilton juga mengungkapkan bahwa dirinya belum merasa benar-benar cocok dengan mobil Ferrari musim ini.
“Saya belum merasa menyatu dengan mobil. Entah apakah itu akan terjadi tahun ini,” katanya dengan jujur.
Dengan George Russell (Mercedes) merebut pole position dan kondisi lintasan yang tidak mudah ditebak, Grand Prix Kanada kali ini menjanjikan persaingan sengit.
Ferrari harus memaksimalkan strategi dan performa agar tidak kehilangan poin penting dalam perebutan gelar musim ini. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi