Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dulu Wonderkid Timnas, Kini Lebih Kurus dan Tak Lagi Bermain: Apa Pekerjaan Baru Evan Dimas?

Ali Sodiqin • Rabu, 11 Juni 2025 | 21:23 WIB
Kondisi terkini Evan Dimas (kiri). Wonderkid Timnas Indonesia itu saat berkunjung ke Redaksi Radar Banyuwangi 2016 silam.
Kondisi terkini Evan Dimas (kiri). Wonderkid Timnas Indonesia itu saat berkunjung ke Redaksi Radar Banyuwangi 2016 silam.

RADARBANYUWANGI.ID Nama Evan Dimas Darmono pernah jadi jimat Timnas Indonesia.

Ia kapten generasi emas U-19 yang mengukir sejarah dengan menjuarai AFF U-19 tahun 2013.

Lima gol dicetaknya sepanjang turnamen. Gayanya di lapangan tenang, cerdas, dan dewasa sebelum waktunya. Tak heran, publik menjulukinya: The Next Big Thing.

Namun, waktu bergulir. Kini, Evan memilih jalur berbeda. Ia tak lagi berlari mengejar bola di lapangan profesional. Tapi, tetap ada di dunia yang telah membesarkan namanya: sepak bola.

Baru-baru ini, Evan Dimas mencuri perhatian lagi. Bukan karena gol atau assist, tapi karena penampilannya yang berubah drastis.

Dalam beberapa unggahan di Instagram dan TikTok, tubuhnya tampak lebih kurus dari biasanya.

Mengenakan kaus hitam, ia berdiri dalam video singkat. Tapi warganet lebih sibuk menyoroti perubahan fisiknya.

"Jadi kurus bener Evan Dimas," tulis akun @rafi.yudhika.

"Jenengan kenapa, Mas Evan? Lagi sakit?" tanya warganet lain.

Spekulasi pun bermunculan. Apalagi, sejak kontraknya bersama Persik Kediri berakhir pada 1 Januari 2025, Evan belum terlihat kembali ke lapangan dalam kapasitas pemain.

Ia terakhir tampil pada 28 September 2024, hanya 22 menit, melawan PSBS Biak.

Cedera dan Titik Balik

Perjalanan Evan sebagai pesepak bola memang tak mudah. Kariernya mulai menurun sejak cedera parah di final SEA Games 2019.

Kala itu, ia mendapat tekel keras dari Doan Van Hau, bek Vietnam. Cedera engkel serius itu menjadi titik balik.

Sejak saat itu, Evan tak pernah benar-benar kembali ke performa terbaiknya.

Padahal, ia pernah jadi andalan Timnas di berbagai ajang: Piala AFF 2014, SEA Games 2015 dan 2017, hingga Asian Games 2018. Tapi, seperti halnya banyak atlet, karier emas Evan pun memasuki fase senyap.

Namun, diam-diam, Evan Dimas memilih bangkit. Bukan sebagai pemain, melainkan penggerak dari balik layar.

Kembali ke Akar

Persiba Balikpapan, klub asal Kalimantan Timur yang kini berkompetisi di Liga 3, mengumumkan Evan sebagai bagian dari manajemen klub.

Sebuah keputusan yang cukup mengejutkan, tapi juga menghangatkan. Evan hadir di latihan tim, berdiskusi dengan manajemen, hingga memberi motivasi kepada pemain muda.

Tak hanya itu, Evan juga menjadi pelatih di SSB Saraswati, sekolah sepak bola yang memfokuskan diri pada pembinaan bakat usia dini.

"Sepak bola tetap hidup dalam dirinya. Hanya perannya yang kini berbeda," ungkap seorang pengurus SSB Saraswati kepada Jawa Pos.

Transformasi Evan adalah potret dinamika hidup atlet profesional. Dari masa kejayaan, cedera yang menyesakkan, lalu perlahan meniti jalan baru. Ia tak lagi jadi sorotan utama di lapangan, tapi tetap memberi nyala di balik layar.

Meski lebih kurus, dan tak lagi berseragam timnas, Evan Dimas membuktikan satu hal: dedikasi pada sepak bola tak harus dibatasi garis lapangan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#evan dimas darmono #Wonder Kid #timnas indonesia #AFF U-19