Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ajang Bergengsi Voli Banyuwangi Siap Digelar! 34 Klub Bersaing Ketat

Bagus Rio Rohman • Rabu, 11 Juni 2025 | 12:54 WIB
UNDIAN: Ketua Bidang Organisasi PBVSI Banyuwangi, AKP Diamon, mengundi tim-tim yang akan bertanding dalam Kejurkab Bol Voli U-17, Selasa (10/6).
UNDIAN: Ketua Bidang Organisasi PBVSI Banyuwangi, AKP Diamon, mengundi tim-tim yang akan bertanding dalam Kejurkab Bol Voli U-17, Selasa (10/6).

RADARBANYUWANGI.ID - Menyambut HUT Bhayangkara ke-79, Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) dan Polresta Banyuwangi menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) bola voli Kapolresta Cup.

Kejuaraan Usia 17 tahun tersebut akan digelar selama dua hari pada Jumat (13/6) hingga Sabtu (14/6) mendatang.

Ada 34 klub bola voli di seluruh Kabupaten Banyuwangi. Rinciannya, 16 klub bola voli putra dan 16 klub putri.

Selasa (10/6), seluruh peserta hadir dalam temu teknik di Rupatama Polresta Banyuwangi. Perwakilan peserta sekaligus mengambil nomor urut untuk menentukan lawan pertandingan dalam babak penyisihan.

Temu teknik dibuka oleh Ketua Bidang Organisasi PBVSI Banyuwangi, yaitu AKP Diamon Romansa Bangun didampingi pengurus PBVSI.

Seluruh perwakilan klub peserta Kejurkab juga hadir.

Di antara syarat untuk pemain adalah harus kelahiran tahun 2008 dengan disahkan akta dan kartu keluarga (KK).

Bila ada pemain yang tercantum di dua tim yang berbeda, tidak diizinkan bertanding sebelum ada penyelesaian atas statusnya dengan jelas.

Bila ada regu yang menggunakan pemain tidak sah, regu tersebut dinyatakan kalah pada pertandingan dan tidak dibenarkan untuk mengikuti pertandingan berikutnya.

Apabila regu tersebut sampai menduduki urutan kejuaraan, kedudukannya dibatalkan dan digantikan urutan di bawahnya.

Terkait sistem pertandingan pada babak final  menggunakan sistem gugur tunggal.

Pertandingan menggunakan two winning set (dua set kemenangan). Kecuali semifinal dan final menggunakan three winning set (tiga set kemenangan).

PBVSI juga mengatur sistem protes. Tiap regu dapat mengajukan protes kepada pimpinan jika satu pertandingan yang dilakukan bertentangan dengan peraturan.

Paling lambat 5 menit setelah pertandingan yang dimaksud selesai dengan tembusan kepada regu yang bersangkutan (regu yang diprotes).

Sedangkan mengenai soal nonteknis (status pemain, seragam) waktu mengajukan protes paling lambat 5 menit sebelum pertandingan dimulai dan dilampiri bukti otentik.

Protes diajukan secara tertulis oleh pimpinan regu yang bersangkutan dengan 1 kali mengajukan protes disertai biaya Rp 500.000.

Ketua Bidang Organisasi PBVSI Banyuwangi AKP Diamon Romansa Bangun mengatakan, Kejurkab bola voli  digelar dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli mendatang.

PBVSI yang diketuai Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rama Samtama Putra menggelar pertandingan untuk mencari bibit atlet bola voli.

"Pada momen HUT Bhayangkara, banyak pertandingan atau kejuaraan yang kita gelar. Salah satunya bola voli. Pertandingan ini untuk mencari bibit unggul dalam menghadapi Porprov yang akan diselenggarakan di Malang," katanya.

Dengan adanya Kejurkab dapat memberi wadah anak-anak muda dalam bermain voli dan diharapkan  memunculkan atlet-atlet baru yang berbakat.

"Semoga dengan Kejurkab ini dapat melahirkan atlet  bola voli yang berkualitas,’’ kata Diamon. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Kapolresta Cup 2025 #banyuwangi #bola voli