RADARBANYUWANGI.ID – Aston Martin resmi mengumumkan bahwa pembalap mereka, Lance Stroll, tidak mengikuti Grand Prix Spanyol 2025 karena masalah kesehatan yang berkaitan dengan cedera lama.
Kabar ini disampaikan beberapa jam setelah sesi kualifikasi di Sirkuit de Barcelona-Catalunya, di mana Stroll mengalami rasa sakit pada tangan dan pergelangan tangannya.
Cedera Lama Kembali Muncul
Menurut Mike Krack, Chief Trackside Officer Aston Martin, kondisi yang dialami Stroll berkaitan dengan cedera yang ia alami pada awal musim 2023.
Saat itu, Stroll mengalami kecelakaan sepeda yang menyebabkan beberapa patah tulang dan memerlukan prosedur operasi.
Meski sempat pulih dan kembali berlaga pada awal musim, sisa rasa sakit dari cedera tersebut masih terasa hingga kini.
“Kita semua tahu bahwa cedera ini bermula sejak tahun 2023. Dalam beberapa minggu terakhir, memang ada pembicaraan tentang rasa sakit, tapi tidak terus-menerus. Kadang hanya percakapan singkat dengan fisioterapis atau tim medis,” jelas Krack.
Ia menambahkan bahwa para pembalap biasanya tidak secara terbuka mengeluhkan rasa sakit yang mereka alami, karena mereka memiliki keinginan besar untuk tetap membalap.
Keputusan Berat Setelah Kualifikasi
Stroll dan timnya akhirnya memutuskan untuk tidak mengikuti balapan setelah sesi kualifikasi hari Sabtu. Langkah ini diambil setelah dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.
“Keputusan itu diambil bersama. Saran medis menyarankan agar Stroll tidak melanjutkan balapan,” ungkap Krack.
Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai durasi pemulihan Stroll. Krack menyebut bahwa serangkaian tes lanjutan akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan untuk memastikan kondisi sang pembalap.
Rencana Aston Martin untuk Balapan Selanjutnya
Aston Martin menegaskan bahwa rencana utama mereka adalah mengembalikan Stroll ke dalam mobil untuk Grand Prix Kanada, yang merupakan balapan kandangnya.
Namun, mereka juga menyiapkan rencana cadangan dengan melibatkan pembalap cadangan seperti Felipe Drugovich dan Stoffel Vandoorne.
Keduanya saat ini dijadwalkan mengikuti ajang 24 Hours of Le Mans, yang berbenturan dengan akhir pekan balap di Montreal. Meskipun begitu, Aston Martin mengaku telah mengantisipasi potensi benturan jadwal ini.
Sementara itu, anggota Aston Martin Driver Development Programme, Jak Crawford, belum memenuhi syarat untuk Super Licence, sehingga tidak dapat menjadi opsi pengganti saat ini.
Keputusan Final Menunggu Pemeriksaan Medis
Krack menutup pernyataannya dengan menyebut bahwa keputusan akhir akan diambil setelah hasil pemeriksaan medis terbaru keluar.
“Kami menunggu apa yang akan terjadi dalam beberapa hari ke depan, lalu akan membuat keputusan yang terbaik untuk tim dan Lance,” pungkasnya. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi