Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tinggalkan Terengganu Pilih Gabung Burgos-BH, Merhawi Kudus Absen Tour De Banyuwangi Ijen 2025?

Agung Sedana • Rabu, 4 Juni 2025 | 20:29 WIB
Juara umum Tour de Banyuwangi Ijen (TDBI) 2024, Merhawi Kudus bakal absen di event serupa tahun 2025.
Juara umum Tour de Banyuwangi Ijen (TDBI) 2024, Merhawi Kudus bakal absen di event serupa tahun 2025.

 

RADARBANYUWANGI.ID - Juara umum Tour de Banyuwangi Ijen (TDBI) 2024, Merhawi Kudus, resmi meninggalkan Terengganu Cycling Team dan bergabung dengan tim asal Spanyol, Burgos-BH, untuk musim balap 2025 hingga 2026.

Kepastian ini diumumkan secara resmi pada September 2024 dan menjadi kabar mengejutkan di kalangan penggemar balap sepeda Asia.

Kudus, pembalap asal Eritrea berusia 30 tahun, tampil gemilang bersama Terengganu selama musim 2024. Ia mencuri perhatian dunia saat mendominasi TDBI 2024 dengan merebut dua gelar sekaligus, juara umum (Ijen Sulfur Jersey) dan raja tanjakan (Polkadot Jersey).

Dengan waktu total 14 jam 31 menit 6 detik, Kudus mengukuhkan dirinya sebagai pendaki andalan sekaligus pemimpin tim yang kuat.

Profil Singkat

Reuni dengan Tim Pro Eropa

Kepindahan Kudus ke Burgos-BH menandai kembalinya ia ke level UCI ProTeam setelah sebelumnya pernah memperkuat beberapa tim besar Eropa seperti Dimension Data, Astana Pro Team, dan EF Education–Nippo.

Dengan reputasi sebagai pendaki tangguh, Kudus diharapkan menjadi tulang punggung Burgos-BH dalam menghadapi tur-tur utama Eropa dan kalender World Tour.

Dalam pernyataannya, Burgos-BH menyambut hangat kehadiran Kudus dan menyebutnya sebagai “puzzle penting untuk strategi tanjakan dan GC team di musim mendatang”.

Merhawi Kudus Ghebremedhin.
Merhawi Kudus Ghebremedhin.

Absen dari Tour de Ijen 2025

Kepindahan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Kudus tidak akan tampil di Tour de Banyuwangi Ijen 2025, ajang yang telah melambungkan namanya ke jajaran pembalap terkuat Asia.

Ini membuka peluang baru bagi tim Terengganu untuk menata ulang komposisi pembalap, sekaligus memberi ruang bagi rider muda untuk unjuk gigi di rute legendaris Gunung Ijen.

Baca Juga: Tour de Banyuwangi Ijen 2025 Digelar 28–31 Juli, Ini Daftar Tim yang Bakal Menantang Trek Panjang 618 KM

Banyak pihak kini menantikan siapa yang akan mengisi kekosongan peran yang ditinggalkan Kudus, mengingat dominasi totalnya di edisi sebelumnya menjadi salah satu kunci kesuksesan Terengganu.

Indonesia Berpeluang Lebih Terbuka?

Absennya Kudus secara tidak langsung memberi harapan baru bagi tim-tim lokal dan nasional Indonesia. Dengan tanjakan Ijen menjadi rintangan paling berat dalam TDBI, hilangnya sosok dominan seperti Kudus diperkirakan membuat persaingan lebih terbuka.

Pembalap seperti Muh. Imam Arifin dari Nusantara Cycling Team, yang menjadi pembalap Indonesia terbaik tahun lalu, mungkin punya kans lebih besar untuk menembus klasemen atas.

 

Editor : Agung Sedana
#TDBI 2025 #tour de ijen #banyuwangi #Merhawi Kudus