Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tour de Banyuwangi Ijen 2025 Digelar 28–31 Juli, Ini Daftar Tim yang Bakal Menantang Trek Panjang 618 KM

Agung Sedana • Rabu, 4 Juni 2025 | 19:30 WIB
Event balap internasional, Tour de Ijen Banyuwangi 2025 akan kembali hadir pada tanggal 28 - 31 Juli.
Event balap internasional, Tour de Ijen Banyuwangi 2025 akan kembali hadir pada tanggal 28 - 31 Juli.

RADARBANYUWANGI.ID - Ajang balap sepeda internasional Tour de Banyuwangi Ijen (TDBI) 2025 dipastikan akan digelar pada 28 hingga 31 Juli 2025 mendatang.

Kompetisi bergengsi ini kembali menjadi bagian dari kalender resmi Union Cycliste Internationale (UCI) dalam kategori 2.2 dan merupakan salah satu etape penting dalam UCI Asia Tour.

Tour de Banyuwangi Ijen 2025, masuk kalender resmi Union Cycliste Internationale (UCI) dalam kategori 2.2.
Tour de Banyuwangi Ijen 2025, masuk kalender resmi Union Cycliste Internationale (UCI) dalam kategori 2.2.

Kepastian penyelenggaraan ini diumumkan oleh panitia lokal Banyuwangi bekerja sama dengan Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI). Seperti tahun-tahun sebelumnya, TDBI akan menjadi kombinasi antara ajang olahraga kompetitif dan promosi potensi wisata Banyuwangi ke dunia internasional.

Total tempuh 618 Km dalam 4 Etape, Gunung Ijen Jadi Tanjakan Paling Berat

TDBI 2025 akan dihelat dalam empat etape dengan total jarak tempuh sekitar 618 kilometer. Etape dirancang melintasi kawasan ikonik di Banyuwangi seperti kawasan agro, pantai, pedesaan, hingga puncak Gunung Ijen. 

Etape terakhir menuju kawasan Ijen dikenal sebagai segmen paling berat karena pembalap harus menaklukkan tanjakan curam sepanjang 15 kilometer menuju Paltuding, basecamp Gunung Ijen yang berada di ketinggian sekitar 1.800 meter di atas permukaan laut.

Panitia mencatat sebanyak 20 tim telah mengonfirmasi keikutsertaan, terdiri dari tim luar negeri dan tim dalam negeri.

Kemungkinan besar, negara-negara yang mengirimkan wakil antara lain Jepang, Korea Selatan, Australia, Belanda, Malaysia, Filipina, Thailand, Mongolia, dan Indonesia.

Beberapa tim internasional yang biasanya juga ikut hadir antara lain:

Sementara dari Indonesia, selain tim nasional, ada nama-nama seperti BRCC Banyuwangi, Nusantara Cycling Team, KGB Racing Team, dan PWR Team (Pontianak Wijaya Racing) juga tak pernah absen dalam event balap tersebut.

TDBI 2025 tak hanya mengejar prestasi olahraga, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan UMKM lokal. Lintasan akan melewati berbagai spot wisata unggulan Banyuwangi. Harapannya, TDBI bisa menjadi etalase kekayaan alam dan budaya Banyuwangi.

Tahun sebelumnya, TDBI 2024 tercatat disaksikan lebih dari 3 juta penonton digital melalui siaran langsung di berbagai kanal media, termasuk YouTube dan stasiun televisi nasional. Kunjungan wisatawan saat pelaksanaan event juga meningkat 30 persen dibanding periode biasa.

Kepolisian setempat juga telah menjamin dalam aspek keamanan selama pelaksanaan akan menjadi prioritas utama. Pengamanan akan dilakukan di seluruh jalur yang dilalui peserta dengan dukungan personel dari kepolisian, Satpol PP, Dishub, dan relawan masyarakat.

Dari sisi infrastruktur, panitia memastikan seluruh jalur lintasan telah disurvei dan akan diperbaiki jika ditemukan kerusakan atau potensi membahayakan peserta. 

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebut bahwa TDBI adalah ajang strategis yang menempatkan Banyuwangi sebagai destinasi sport tourism kelas dunia. “Melalui Tour de Ijen, kami ingin mengenalkan bahwa Banyuwangi bukan hanya tentang keindahan alam, tapi juga keseriusan menggelar event internasional,” ucapnya.

 

Editor : Agung Sedana
#rute #kapan #tour de ijen #banyuwangi