RADARBANYUWANGI.ID - Sirkuit Kabupaten (Sirkab) Bulu Tangkis Banyuwangi tampaknya mulai menjadi bidikan bagi para atlet bulu tangkis di Jawa Timur.
Sengitnya persaingan hingga laga terakhir penutupan Sirkab seri kedua Minggu (1/5) tak hanya diikuti atlet asal Banyuwangi, namun juga atlet dari beberapa daerah seperti Kota Batu, Surabaya, Jember dan Bali.
Ketua PBSI Banyuwangi, Yano Mahendra Tomi Atmaja, mengatakan ada peningkatan antusiasme masyarakat pada pelaksanaan Sirkab kedua.
Tak hanya dari sisi atlet yang semakin ketat dengan turunnya atlet Porprov dari beberapa kota dan kabupaten, penonton yang hadir untuk menyaksikan Sirkab juga terus meningkat.
"Saya bersyukur antusiasme masayrakat semakin meningkat. Banyak atlet dari luar daerah yang ikut serta, sehingga kita bisa mengukur kekuatan atlet-atlet lokal kita," ungkap Yano.
Dia juga menyoroti bagaimana kehadiran pemain dari luar daerah meningkatkan tensi kompetisi. Pertarungan sengit terasa terutama di nomor ganda putra dan tunggal putra dewasa.
Yano bahkan menyebutkan adanya pergeseran signifikan dalam peta kekuatan dan peringkat di kedua nomor tersebut.
"Persaingan semakin ketat. Banyak atlet Porprov yang turun, sehingga atmosfer pertandingan pun menjadi lebih menantang," tegasnya, menggambarkan betapa ketatnya setiap poin yang diperebutkan.
Lonjakan jumlah peserta dari 224 atlet di seri pertama menjadi 318 atlet di seri kedua ini menjadi bukti betapa kompetitifnya Sirkab kali ini.
Setiap pertandingan menjadi ajang pembuktian, di mana para atlet saling adu strategi dan kemampuan untuk meraih kemenangan.
Melihat animo yang tinggi dan persaingan yang ketat ini, Yano mengatakan, PBSI Banyuwangi berencana untuk meningkatkan level penyelenggaraan di seri ketiga mendatang. Termasuk dengan meningkatkan total hadiah yang diperebutkan.
"Untuk seri ketiga nanti, kami akan berupaya menggelar event yang lebih ‘upgrade’. Tidak menutup kemungkinan akan digelar di tempat lain yang menjadi home base PBSI," tutur Yano.
Sementara itu, Ketua KONI Banyuwangi, Ahmad Khoirullah, menyambut baik antusiasme dan sengitnya persaingan di Sirkab ini.
Menurutnya, kompetisi yang rutin akan menghidupkan kembali semangat pembinaan bulu tangkis di Banyuwangi.
"Kami berharap kembali muncul atlet-atlet bulu tangkis potensial dari Banyuwangi," kata Khoirullah. (fre)
Editor : Lugas Rumpakaadi