Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sejarah Indonesia vs China, Hasrat Balas Dendam Garuda dari 33 Tahun Tanpa Kemenangan

Agung Sedana • Senin, 2 Juni 2025 | 00:13 WIB
Sejarah Timnas Indonesia vs China, puluhan tahun tanpa kemenangan.
Sejarah Timnas Indonesia vs China, puluhan tahun tanpa kemenangan.

RADARBANYUWANGI.ID - Pertemuan Timnas Indonesia melawan China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah kesempatan langka bagi Garuda untuk memutus rekor buruk yang telah berlangsung lebih dari tiga dekade.

Sejak terakhir kali menang atas China pada 1987, Indonesia belum sekalipun berhasil mengalahkan negeri tirai bambu itu di level timnas senior.

Berdasarkan data resmi yang ditulis oleh portal statistik 11vs11, Indonesia dan China telah bertemu 18 kali.

Hasilnya, China menang 12 kali dan Indonesia hanya menang 3 kali. Sebanyak 3 laga lainnya berakhir imbang.

Lebih memilukan lagi, dalam 5 laga kandang yang dimainkan Indonesia menghadapi China, tak satu pun berakhir dengan kemenangan. Paling banter, Garuda hanya bisa menahan imbang sebanyak tiga kali.

Terakhir kali Indonesia mampu mengalahkan China terjadi di ajang King’s Cup 1987 di Bangkok. Kala itu, tim Merah Putih menang dengan skor 3-1—sebuah hasil yang kini terdengar seperti legenda di telinga generasi muda.

Pertemuan Terakhir: Kekalahan Tipis, Harapan Besar

Di pertemuan terakhir Oktober 2024 lalu di Qingdao, China berhasil menang tipis 2-1 atas Indonesia. Meski kalah, Garuda menunjukkan perlawanan sengit.

Tertinggal dua gol lebih dulu, Indonesia memperkecil kedudukan lewat Thom Haye di menit-menit akhir, dan hampir menyamakan kedudukan jika saja peluang Ole Romeny tak digagalkan mistar.

Hasil itu memberi sinyal bahwa jarak kekuatan antara kedua tim mulai menipis. Terlebih, dalam laga mendatang di Jakarta, Indonesia punya keuntungan tampil di hadapan puluhan ribu pendukungnya di SUGBK. Atmosfer ini bisa menjadi kunci penting untuk membalikkan keadaan.

2025 Akhir dari Kutukan?

Secara mental, Garuda saat ini lebih siap. Materi pemain juga jauh lebih kompetitif dibanding era sebelumnya. Naturaliasi pemain dari Eropa, kombinasi pemain muda lokal, serta kepemimpinan pelatih Patrick Kluivert memberi harapan baru bagi Indonesia untuk melawan dominasi China.

Apalagi, performa China dalam beberapa laga terakhir sangat menurun. Mereka datang ke Indonesia setelah menelan tiga kekalahan beruntun dan berada di dasar klasemen. Tekanan besar akan dirasakan tim tamu, dan ini bisa jadi celah yang bisa dimanfaatkan Indonesia.

Jika menang, laga ini bukan hanya berarti tambahan poin di klasemen. Tapi juga simbol kebangkitan dan titik balik sejarah pertemuan panjang Indonesia vs China di kancah sepak bola Asia.

 

Editor : Agung Sedana
#sejarah #china #timnas indonesia #kapan timnas indonesia main