Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Harapan Striker Ousmane Dembele di Final UCL 2025 Kontra Inter Milan: Ambisi Rengkuh Trofi UCL

Niklaas Andries • Jumat, 30 Mei 2025 | 17:40 WIB
MISI BESAR: Ousmene Dembele bakal all out demi mengejar trofi UCL 2025
MISI BESAR: Ousmene Dembele bakal all out demi mengejar trofi UCL 2025

Radarbanyuwangi.id – Paris Saint Germain (PSG) akan bersua Inter Milan dalam laga Final UEFA Chhampions League (UCL) 2025 Minggu (1/6) dini hari. Pertemuan kedua tim ini akan menjadi pertaruhan reputasi sebagai wakil Ligue 1 dan Serie A.

Bagi kedua tim, laga final ini menjadi kesempatan terbaik untuk membuktikan siapa yang terbaik di benua biru. Dan sorotan terhadap laga final UCL 2025 kali ini datang dari stiker PSG, Ousmane Dembele.

Pemain berusia 28 tahun ini telah merasakan banyak atmosfer pertandingan di Liga Champions UEFA. Dan final di Munich Football Arena ini merupakan final pertamanya melawan Inter.

Ousmane Dembele  menyadari betul momen ini sangat spesial. Sejak 2023, penyerang ini menjadi bagian dari tim racikan Luis Enrique. Pelatih telah memberinya peran baru yang lebih bebas dalam melakukan serangan.

Hasilnya 8 gol dari 20 golnya lahir dari kompetisi Eropa musim ini.

"Saya tidak diharuskan tetap di ujung serangan seperti striker murni. Saya hanya berusaha menciptakan ruang dan sedikit kekacauan di lini tengah."

"Kami selalu berusaha memberikan yang terbaik, terutama karena kami memiliki ambisi di Paris Saint-Germain untuk memenangkan trofi ini untuk pertama kalinya," ungkap sang penyerang kepada UEFA.

"Dari sepuluh musim karier profesional saya, sembilan di antaranya saya bermain di Liga Champions - ini cukup luar biasa. Semoga bisa terus berlanjut hingga akhir karier. Sebagai kompetisi terhebat, Anda selalu ingin bermain di sini. Anda tidak pernah terbiasa, sampai akhirnya menjuarainya. Lalu, Anda ingin menang lagi tahun depan."

"Saya debut bersama Borussia Dortmund. Saya ingat pertandingan pertama melawan Legia Warszawa - atmosfernya luar biasa. Lalu saya bermain di Liga Champions bersama Barcelona dengan moto 'harus menang'. Kini bersama Paris Saint-Germain, saya sudah bermain di dua semifinal dan akan bermain final tahun ini."

Ousmane Dembele menyebut pelatih datang dengan ide permainan yang mudah dipahami. Luis Enrique mengubah banyak hal dalam tim. Khususnya terkait pola pikir pemain yang turut berubah.

Seluruh skuad PSG berusaha memberikan yang terbaik. Termasuk di final UCL 2025, banyak yang ingin memenangkan trofi ini untuk pertama kalinya.

"Saya banyak berubah, terutama dalam posisi bermain dan gaya permainan. Dia memberikan banyak nasihat, dan ya, saya mengubah banyak aspek permainan saya meski tetap menggunakan kemampuan alami. Hasilnya terlihat. Pelatih memberi saya kebebasan bergerak ke mana saja di lapangan. Saya tidak diharuskan tetap di ujung serangan seperti striker murni. Saya hanya berusaha menciptakan ruang dan sedikit kekacauan di lini tengah."

Ousmene Dembele pun menilai seluruh pemain di PSG mampu beradaptasi dengan baik terhadap gaya dan tuntutan pelatih di lapangan.

"Kvaratskhelia dan Doué beradaptasi sangat cepat dengan gaya permainan tim dan tuntutan pelatih. Kami sangat menikmati bermain bersama, menyerang dan bertahan bersama. Kami lapar akan trofi. Mentalitas juara ini membuat kami saling mendorong. Persaingan dalam tim sangat penting agar setiap pemain bisa memberikan yang terbaik."

Dan final UCL nanti, Ousmene Dembele dan skuad PSG lainnya tentu berharap hasil terbaik di laga tersebut.

"Ini pertandingan yang kami impikan sejak kecil. Bermain di final Liga Champions adalah hal luar biasa. Banyak fokus dan juga kebanggaan. Dan semoga kami bisa memenangkan pertandingan ini."

"Semoga. Tapi tidak akan mudah melawan Inter - tim yang sangat sulit dihadapi. Saya mengikuti mereka sepanjang musim karena ada sahabat saya Marcus Thuram di sana. Tim yang sangat tangguh, tapi segala bisa terjadi di final. Apakah saya dan Thuram tetap bersahabat setelah pertandingan dimulai? Tidak di lapangan. Tidak di final." (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#Munich Football Arena #serie a #inter milan #final ucl 2025 #ligue #luis enrique #psg #ousmane dembele