Radarbanyuwangi.id – Partai puncak Liga 4 2024/2025 bakal tersaji di Stadion Manahan Solo pada Selasa (27/5) sore. Dua tim yang siap berlaga Persika Karanganyar dan Tri Brata Raflesia bakal berebut untuk menjadi pencetak sejarah di pentas kasta keempat sepak bola tanah air.
Persika Karanganyar dan Tri Brata Raflesia berkesempatan mencetak sejarah dengan menjadi juara di edisi perdana Liga 4 musim ini.
Pelatih Persika Karanganyar Slamet Riyadi menyatakan anak asuhnya siap bertandingan dengan semangat tinggi. Di partai final, segala persiapan dilakukan untuk menampilkan permainan yang menarik di final.
"Alhamdulillah untuk pertandingan besok, pemain siap tempur. Ini pertandingan final, semua pemain harus berikan yang terbaik. Harus lebih dari 100 persen. Apalagi kami bisa dibilang termasuk main di kandang. Mudah-mudahan anak-anak besok bisa menunjukkan permainan terbaik," ucap Slamet.
Slamet menekankan bahwa kunci utama di laga final adalah kesiapan mental dan fokus.
"Saya rasa kami hanya fokus ke tim kita. Tinggal mental saja. Tidak ada pikiran lain, intinya ini sudah final dan harus berikan yang terbaik dan berikan kemenangan bagi warga Karanganyar," lanjut Slamet.
Sementara itu Haidar Nur Afif salah satu pemain Persika Karanganyar mengaku para pemain sudah siap all out untuk pertandingan final.
"Alhamdulillah untuk persiapan pemain sudah siap dan matang. InsyaAllah kami siap untuk menang," tegasnya.
Di kubut Tri Brata Rafflesia FC, mereka siap memberikan kejutan. Sadar diposisikan sebagai underdog di laga final ini, mereka punya motivasi tinggi untuk menyuguhkan pertandingan menarik di partai pamungkas.
"Pertama kami ucapkan syukur alhamdulillah. Ini pertolongan Tuhan juga kita bisa ke final," ucap Pelatih Kepala Tribrata Rafflesia FC M. Nazir.
Nazir mengungkapkan, tidak ada pemain siap tempur. Skuadnya dalam kondisi terbaik dengan minimnya pemain yang dihantam cedera maupun akumulasi kartu.
"Berbicara tentang Karanganyar, saya sudah melihat permainan mereka terakhir lawan Batavia, saya pelajari video-video pertandingan mereka. Insya Allah kita bisa imbangkan. Kita akan beri kejutan," ungkap Nazir.
Bayu Noperanda pemain Tri Brata Rafflesia FC mengaku dirinya dan pemain lainnya akan mengikuti segala instruksi pelatih. Mereka punya modal percaya satu sama lain.
"Mungkin teman-teman banyak tidak tahu Tribrata dari mana. Kami dari provinsi Bengkulu. Musim kedua coach pegang, kami bisa promosi. Kami tidak ada pemain bintang, tapi tangan dingin coach bawa kami ke sini. Kami percaya coach. Besok insyaAllah akan menyajikan pertandingan yang mengejutkan," tuturnya. (*)
Editor : Niklaas Andries