Radarbanyuwangi.id – Real Betis menjadi wakil La Liga di ajang Final UEFA Conference League 2025. Menghadapai raksasa Premier League, Chelsea FC di di Stadion Wrocław, Wrocław, Polandia, pada Kamis (29/5), Real Betis menjadi penantang serius The Blues untuk mendapatkan gelar juara.
Betis mengakhiri fase penyisihan dari posisi ke 15. Hal ini membuat mereka harus menjalani play-off melawan Gent. Dari sanalah performa tim nii mulai menanjak.
Ini ditandai dengan Antony sebagai pencetak gol pembuka dalam kemenangan 3-0 atas Gent di Belgia. Pemain asal Brasil itu menjadi sosok kunci sejak kedatangannya dari Manchester United di pertengahan musim.
Dia mencetak gol-gol spektakuler di kedua leg semifinal. Dengan Isco yang berpengalaman mengatur permainan, Betis memiliki kualitas menyerang untuk merepotkan lawan mana pun.
Meski diposisikan sebagai underdog, Real Betis memiliki kans untuk juara. Tim asuhan Manuel Pellegrini telah membangun performa yang mengesankan.
Ini adalah tim yang hanya kalah sekali dalam 16 pertandingan. Hasil imbang 2-2 di semifinal melawan Fiorentina pada 8 Mei. Antony tampil seperti terlahir kembali di Sevilla. Keativitas Isco mengalir dalam skema permainan yang diterapkan pelatih.
Tim datang ke final dengan misi dan tekad menciptakan sejarah dengan meraih trofi Eropa pertama klub.
Dalam skema permainan Pellegrini lebih menyukai formasi 4-2-3-1. Meskipun sempat beralih ke 4-4-2 di tengah musim. Pelatih asal Chile ini menyukai pemain-pemain teknis.
Betis memiliki para gelandang yang mampu membongkar pertahanan lawan lewat umpan-umpan cerdas seperti Isco, Pablo Fornals, dan Giovani Lo Celso.
Dengan kemampuan umpan-umpan tajam tersebut, mereka berusaha menembus pertahanan melalui pemain sayap dan striker utama mereka, Cédric Bakambu
Sejauh ini dia telah mencetak tujuh gol. Mereka juga sangat berbahaya dalam situasi transisi dan bola mati berkat duet Isco dan Antony. (*)
Statistik Real Betis:
Semifinal: Menang agregat 4-3 vs Fiorentina, melalui perpanjangan waktu
Perempat final: Menang agregat 3-1 vs Jagiellonia
Babak 16 besar: Menang agregat 6-2 vs Vitória SC
Play-off knockout: Menang agregat 3-1 vs Gent
Rekor fase liga: M3 S1 K2 GM6 GK5 Poin 10
Cara lolos: Play-off (menang agregat 5-0 vs Kryvbas)
Musim lalu: Fase grup Liga Europa, play-off fase knockout Liga Konferensi (kalah agregat 1-2 vs GNK Dinamo)
Prestasi terbaik di Liga Konferensi: Semifinal (2024/25)
Peringkat koefisien UEFA: 42
Editor : Niklaas Andries